Membangun Ekosistem Kreatif Anak: KISAH – Kreativitas dan Inovasi Seni Anak dalam Harmoni
Main Article Content
Abstract
Kampung Bakat di Kecamatan Sukomanunggal, Surabaya, menghadapi keterbatasan dalam pengembangan kreativitas anak-anak, khususnya di bidang seni. Permasalahan yang muncul meliputi ketiadaan fasilitator profesional, minimnya ruang ekspresi, serta rendahnya pemanfaatan potensi seni sebagai sarana pemberdayaan sosial. Menjawab tantangan tersebut, program pengabdian masyarakat “KISAH – Kreativitas dan Inovasi Seni Anak dalam Harmoni” dirancang sebagai solusi berbasis komunitas dengan pendekatan seni visual dan pertunjukan. Metode pelaksanaan mencakup sosialisasi, pelatihan dalam dua kelas utama (3D Fashion Art dan Performing Art: Swara Bakat), pendampingan, evaluasi, serta penguatan keberlanjutan. Hasilnya menunjukkan peningkatan signifikan dalam keterampilan teknis dan ekspresif anak-anak, yang tecermin dari karya seni 3D fashion tote bag yang dihasilkan serta pertunjukan yang mendapat respons positif dari masyarakat. Selain memberikan dampak edukatif, program ini juga membuka peluang ekonomi melalui pemasaran produk berbasis daur ulang. Program ini terbukti efektif sebagai model pemberdayaan anak di kawasan urban marginal dengan mengintegrasikan seni, budaya lokal, dan partisipasi komunitas.
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
References
Abdullah, S., Widyastuti, T. A. R., Suharyanto, C. E., Januru, L., Safii, M., Santioso, L. L., Aldin, M., & Faqihuddin, A. (2025). Pemberdayaan media cyber di era digital. Agam: Yayasan Tri Edukasi Ilmiah.
Juliana, J., Maleachi, S., Sianipar, R., Sitorus, N. B., & Pramono, R. (2023). Sosialisasi pariwisata berkelanjutan di desa wisata Bagot. Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(2), 4871–4880. https://doi.org/10.31004/cdj.v4i2.15985
Lawton, P. H., Walker, M. A., & Green, M. (2019). Community-based art education across the lifespan: Finding common ground. New York: Teachers College Press.
Lestari, N. W. R., & Andari, I. A. M. Y. (2023). Implementasi pendekatan seni kolase dalam menstimulasi keterampilan abad ke-21 pada anak usia dini. Widya Sundaram: Jurnal Pendidikan Seni dan Budaya, 1(1), 1–13. https://doi.org/10.53977/jws.v1i1.1044
Mardizal, J., Sanusi, I., & Ramatni, A. (2024). Sosiologi pendidikan. Solok: PT. Mafy Media Literasi Indonesia.
Megawati, H. & Maulana, H. (2024). Psikologi komunitas: Peran aktif psikologi untuk masyarakat. Jakarta Timur: PT Bumi Aksara.
Pramudiyanti, D. A., Dahlia, D., & Purwanto, P. (2024). Pengembangan kreativitas anak usia dini melalui pendampingan pemanfaatan barang bekas. Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 5(2), 3234–3241.
Ramadhan, B. G., Wulandari, S., & Ruhilla, N. M. (2024). Korelasi pemikiran pendidikan dalam seni berbasis masyarakat dan penerapannya. Mozaik: Journal of Art and Architecture, 2(1), 15–21.
Ruastiti, N. M., Rai, I. W., & Sidia, I. M. (2023). Seni pertunjukan bagi anak usia dini. Yogyakarta: Jejak Pustaka.
Schneider, V., & Rohmann, A. (2021b). Arts in Education: A Systematic Review of Competency Outcomes in Quasi-Experimental and Experimental Studies. Frontiers in Psychology, 12. https://doi.org/10.3389/fpsyg.2021.623935
Tandiyono, T. E., & Maruta, I. A. (2021). Gerakan Kembali ke Desa melalui peningkatan keterampilan masyarakat desa wisata budaya. Society Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat, 1(2), 166–178. https://doi.org/10.37802/society.v1i2.124
Wardani, D. P., Jazuli, M., & Kusumastuti, E. (2021). Tari Dayak Grasak: Pembelajaran seni berbasis masyarakat pada grup Bangun Budaya di Dusun Sumber Kecamatan Dukun Kabupaten Magelang. Jurnal Seni Tari, 10(2), 197–206. https://doi.org/10.15294/jst.v10i2.47747
Zunaidi, A. (2024). Metodologi pengabdian kepada masyarakat: Pendekatan praktis untuk memberdayakan komunitas. Yogyakarta: Yayasan Putra Adi Dharma.

