Apakah Kematangan Emosi mempengaruhi Perilaku Agresi pada Orangtua saat Mendampingi Anak selama Pembelajaran Jarak Jauh?

Isi Artikel Utama

Malida Nurfitri
Wahyu Rahardjo

Abstrak

Perilaku agresi pada orangtua perlu diperhatikan untuk menghindari kekerasan pada anak, salah satu yang mempengaruhi perilaku agresi adalah kematangan emosi pada orangtua. Tujuan dari penelitian ini adalah menguji apakah ada pengaruh kematangan emosi terhadap perilaku agresi pada orangtua saat mendampingi anak selama PJJ. Responden pada penelitian ini adalah 113 orangtua yang mendampingi anak dengan usia 5-8 tahun, orangtua berusia minimal 20 tahun, dan berada di JABODETABEK. Penelitian ini menggunakan skala perilaku agresi dari Buss dan Perry (1992) dan skala kematangan emosi dari Singh dan Barghava (1990) yang keduanya dimodifikasi oleh peneliti. Penelitian ini menggunakan metode linear regression untuk menguji pengaruh antara kematangan emosi dan perilaku agresi. Hasil penelitian ini menunjukkan terdapat pengaruh antara kematangan emosi dan perilaku agresi pada orangtua saat mendampingi anak selama PJJ dengan hasil R2 = 0,422 dan menyumbang pengaruh sebesar 42,3%. Hal ini berarti menunjukkan kematangan emosi seseorang akan mempengaruhi perilaku agresi seseorang.

Rincian Artikel

Cara Mengutip
Nurfitri, M., & Rahardjo, W. (2023). Apakah Kematangan Emosi mempengaruhi Perilaku Agresi pada Orangtua saat Mendampingi Anak selama Pembelajaran Jarak Jauh?. Psychopreneur Journal, 7(2), 98–109. https://doi.org/10.37715/psy.v7i2.3659
Bagian
Articles

Referensi

Abidin, R. R. (1992). The determinants of parenting behavior. Journal of Clinical Child Psychology, 21(4), 407-412. DOI: https://doi.org/10.1207/s15374424jccp2104_12.

Agustina, I., Syahniar, & Karneli, Y. Relationship of emotional maturity with student aggressive behavior. Jurnal Neo Konseling, 1(3), 1-6. DOI 10.24036/00137kons2019.

Akbar, A. (2022). Video ayah hajar anak yang viral di media sosial jadi bukti polisi. Diperoleh tanggal 02 Maret 2023, dari https://news.detik.com/berita/d-6473643/video-ayah-hajar-anak-yang-viral-di-media-sosial-jadi-bukti-polisi.

Anderson, C. A., & Bushman, B. J. (2002). Human aggression. Annual Review of Psychology, 53(1), 27-51. DOI: https://doi.org/10.1146/annurev.psych.53.100901.135231.

Ayasrah, M. N., & Khasawneh, M. A. S. (2022). Emotional maturity influence in aggressive behavior. Clinical Schizophrenia & Related Psychoses, 16(2). DOI 10.3371/CSRP.MMWY.100134.

Bali, E. N., & Betty, C. G. (2022). Peran ayah dalam mendampingi anak selama masa belajar dari rumah (BDR) covid-19. Indonesian Journal of Early Childhood: Jurnal Dunia Anak Usia Dini (IJEC), 4(1), 12-24. DOI http://dx.doi.org/10.35473/ijec.v4i1.1319.

Baron, R. A., & Richardson, D. R. (1994). Human aggression (2nd ed). New York: Plenum Press.

Baqi, S. A. (2015). Ekspresi emosi marah. Buletin Psikologi Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada, 23(1), 22-30. DOI: 10.22146/bpsi.10574.

Buss, A. H., & Perry, M. P. (1992). The aggression Questionnaire. Journal of Personality and Social Psychology, 63(3), 452-459. DOI 10.1037//0022-3514.63.3.452.

Cahayanengdian, A., & Sugito. (2022). Perilaku kekerasan ibu terhadap anak selama pandemi covid-19. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(3), 1180-1189. DOI: 10.31004/obsesi.v6i3.1686.

Chung, G., Lanier, P., & Wong, P. Y. J. (2022). Mediating effects of parental stress on harsh parenting and parent-child relationship during Coronavirus (COVID-19) pandemic in Singapore. Journal of Family Violence, 37, 801-812. DOI: https://doi.org/10.1007/s10896-020-00200-1.

CNN Indonesia. (2020). Ibu di Banten pukul anak hingga tewas saat belajar online. Diakses pada tanggal 26 Februari 2023, dari https://www.cnnindonesia.com/nasional/20200915125435-12-546655/ibu-di-banten-pukul-anak-hingga-tewas-saat-belajar-online.

Davidoff, L. L. (1991). Psikologi suatu pengantar, Edisi kedua, Jilid 2. Jakarta: Erlangga.

Dill, K. E. & Dill, J. C. (1998). Video game violence: A review of the empirical literature. Aggression and Violent Behavior, 3(4), 407-428. DOI https://doi.org/10.1016/S1359-1789(97)00001-3.

Fahri, M. (2020). KPAI catat 4.369 kasus pelanggaran hak anak di tahun 2019. Diperoleh tanggal 26 Februari 2023, dari https://news.detik.com/berita/d-4903880/kpai-catat-4369-kasus-pelanggaran-hak-anak-di-tahun-2019.

Fathurrohman. (2020). Kekerasan terhadap anak meningkat. Diperoleh tanggal 21 November 2020, dari https://fin.co.id/2020/10/20/kekerasan-terhadap-anak-meningkat/.

Fitri, R., & Rinaldi. (2019). Hubungan antara kematangan emosi dengan penyesuaian diri pada remaja. Jurnal Pendidikan, 1(2), 1-11.

Garbe, A., Ogurlu, U., Logan, N., & Cook, P. (2020). Covid-19 and remote learning: Experiences of parents with children during the pandemic. America Journal of Qualitative Research, 4(3), 45-65. DOI https://doi.org/10.29333/ajqr/8471.

Guest, D. E. (2002). Perspectives on the study of work-life balance. Social Science Information, 41(2). DOI https://doi.org/10.1177/0539018402041002005.

Habiba, S., & Wiahadikusumah, A. (2020). Understanding stress and aggressive behavior of undergraduate students at Universiti Utara Malaysia (UUM). International Journal of Advanced Research (IJAR), 8(01), 323-333. DOI 10.21474/IJAR01/10298.

Holly, L. E., Fenley, A. R., Kritikos, T. K., Merson, R. A., Abidin, R. R., & Langer, D. A. (2019). Evidence-based update for parenting stress measures in clinical samples. Journal of Clinical Child & Adolescent Psychology, 48(5), 685-705. DOI: https://doi.org/10.1080/15374416.2019.1639515.

Iskar, I. W. P., Akbar, A. F., Dozan, W., & Yudiansyah, A. M. (2021). Dampak penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) terhadap penghidupan pekerja sektor informal di provinsi DKI Jakarta. Jurnal Pemerintah dan Keamanan Publik (JP dan KP), 3(2), 68-79. DOI https://doi.org/10.33701/jpkp.v3i2.1001.

Katkovsky, W., & Gorlow, L. (1976). The psychology of adjustment: Current concept and application. New York: McGraw-Hill Book Company.

Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI). (2021). Hasil survei pemenuhan hak dan perlindungan anak pada masa pandemic covid-19. Diperoleh tanggal 26 Februari 2023, dari https://bankdata.kpai.go.id/files/2021/02/Hasil-Survei-KPAI-2020-Pemenuhan-dan-Perlidunga-di-Masa-Covid-19.pdf.

Malkappagol, R. G. (2018). Effect of emotional maturity and personality on well-being among teachers. Solapur: Laxmi Book Publication.

Mutaqinah, R., & Hidayatullah, T. (2020). Implementasi pembelajaran daring (program BDR) selama pandemic covid-19 di provinsi Jawa Barat. Jurnal Petik, 6(2), 86-95.

Nabila, M. (2020). Survei Unicef: 30 persen anak alami kekerasan verbal saat daring. Diperoleh pada tanggal 21 November 2020, dari https://kabar24.bisnis.com/read/20200720/79/1268368/survei-unicef-30-persen-anak-alami-kekerasan-verbal-saat-belajar-daring.

Nasruddin, R., & Haq, I. (2020). Pembatasan sosial berskala besar (PSBB) dan masyarakat berpenghasilan rendah. Jurnal Sosial & Budaya Syar-I, 7(7), 639-648. DOI: 10.15408/sjsbs.v7i7.15569.

Putri, M. A., Dewi, M. P., & Fatimah, F. F. (2022). Kematangan emosi dan perilaku agresi pada pengemudi ojek online. Arjwa: Jurnal Psikologi, 1(1), 12-24. DOI: https://doi.org/10.35760/arjwa.2022.vlil.7295.

Putri, T. A., & Rahmawati, I. (2021). Mengungkapkan beban ganda pada ibu di masa pandemi covid-19. Prosiding Konferensi Nasional Universitas Nahdatul Ulama Indonesia, 1(1), 101-116.

Raviyoga, T. T., & Marheni, A. (2019). Hubungan kematangan emosi dan konformitas teman sebaya terhadap agresivitas remaja di SMAN 3 Denpasar. Jurnal Psikologi Udayana, 6(1), 1049-1060.

Reena, R. S. (2018). Aggressive behavior and emotional maturity of early adolescents. International Journal of Research-Granthaalayah, 6(10), 57-64. DOI 10.5281/zenodo.1473827.

Sabintoe, D. N., & Soetjiningsih, C. H. (2020). Hubungan antara kematangan emosi dengan perilaku agresif pada siswa SMK. Jurnal Psikologi Konseling, 17(2).

Sakroni. (2021). Kekerasa terhadap anak pada masa pandemic vocid-19. Sosio Informa, 7(2), 118-126.

Salsabila, A. P. (2020). Lagi, bocah 10 tahun dipukuli ibu kandung pake balok gegara anak nggak ikutan belajar online. Diakses tanggal 21 November 2020, dari https://hai.grid.id/read/072346458/lagi-bocah-10-tahun-dipukuli-ibu-kandung-pake-balok-gegara-anak-nggak-ikutan-belajar-online.

Santrock, J. W. (2005). Adolescence, 10th edition. New York: McGraw Hill.

Sari, D. A., Mutmainah, R. N., Yulianingsih, I., Tarihoran, T. A., & Bahfen, M. (2021). Kesiapan ibu bermain bersama anak selama pandemi covid-19 “di rumah saja”. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Usia Dini, 5(1), 476-489.

Semiun, Y. (2006). Kesehatan mental 3. Yogyakarta: Kanisius.

Shorey, R. C., Temple, J. R., Febres, J., Brasfield, H., Sherman, A. E., & Stuart, G. L. (2012). The consequences of perpetrating psychological aggression in dating relationships: A descriptive investigation. Journal of Interpersonal Violence, 27(15), 2980–2998. DOI: https://doi.org/10.1177/0886260512441079.

Singh, Y., & Bhargava, M. (1990). Manual for Emotional Maturity Scale (EMS). Agra: National Psychological Corporation.

Ulumudin, R. N. I., & Nastiti, D. (2022). The relationship between emotional maturity and aggressiveness in the football supporters group in Sidoarjo. Psikologia: Jurnal Psikologi, 8, 1-7. DOI 10.21070/psikologia.v8i0.1697.

Wyckoff, J. P. (2016). Aggressive and emotion: Anger, not general negative affect, predicts desire to aggress. Personality and Individual Differences, 101, 220-226. DOI: https://doi.org/10.1016/j.paid.2016.06.001.