EVALUASI IDENTITAS MEREK IN HERITAGE
Main Article Content
Abstract
In Heritage adalah merek pakaian yang berdiri sejak Juli 2015. Pada awalnya, In Heritage menyediakan produk custom made yang mengkombinasikan kain batik dengan desain yang modern. In Heritage melakukan perubahan produk yang dijual dengan menyediakan produk pakaian import ready to wear untuk memenuhi kebutuhan permintaan pasar terhadap produk ready stock. Perubahan yang dilakukan oleh In Heritage ini belum disadari oleh pasar. Konsumen masih memiliki persepsi bahwa In Heritage adalah merek yang menawarkan batik. Tujuan dari penelitian ini untuk mengevaluasi identitas merek In Heritage. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara semi terstruktur dan dokumentasi. Subjek penelitian ditentukan dengan cara purposive sampling yaitu CEO In Heritage, konsumen In Heritage, dan ahli marketing. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa In Heritage gagal membentuk identitas merek yang baik pada benak konsumen. Hal tersebut terbukti dari adanya perbedaan sudut pandang internal dengan sudut pandang konsumen terhadap identitas awal In Heritage. Identitas merek In Heritage semakin tidak jelas ketika In Heritage menawarkan produk import pada merek In Heritage. Produk import menyebabkan adanya ketidaksesuaian antara aspek-aspek pembentuk identitas merek In Heritage. In Heritage dapat memperbaiki identitas mereknya dengan mengembalikan identitas awalnya sebagai merek yang menawarkan produk batik.
Article Details
How to Cite
Sindhunata, T. T. (2018). EVALUASI IDENTITAS MEREK IN HERITAGE. PERFORMA, 3(1), 54–61. https://doi.org/10.37715/jp.v3i1.658
Issue
Section
Articles

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
References
Aaker, D. A. (2013) ManajemenPemasaranStrategis. Jakarta: SalembaEmpat.
Andreea, C. (2013). Exploring Kapferer’s Brand Identity Prism Applicability in Theatre. International Journal of Advances in Management and Economics, Vol. 2 No. 2, 18-23.
Farhana, M. (2014). Implication of Brand Identity Facets on Marketing Communication of Lifestyle Magazine: Case Study of A Swedish Brand. Journal of Applied Economics and Business Research, Vol.4 No. 1, 23-41.
Herdiansyah, H. (2013). Wawancara, Observasi, dan Focus Groups. Jakarta: PT Rajagrafindo Persada.
Imron, M., & Sumiyarto. (2014). Analisis Pengaruh Peremajaan Visual Logo Merek Terhadap Loyalitas Merek. ASEAN Marketing Journal, Vol. 8 No. 2, 1-10.
Andreea, C. (2013). Exploring Kapferer’s Brand Identity Prism Applicability in Theatre. International Journal of Advances in Management and Economics, Vol. 2 No. 2, 18-23.
Farhana, M. (2014). Implication of Brand Identity Facets on Marketing Communication of Lifestyle Magazine: Case Study of A Swedish Brand. Journal of Applied Economics and Business Research, Vol.4 No. 1, 23-41.
Herdiansyah, H. (2013). Wawancara, Observasi, dan Focus Groups. Jakarta: PT Rajagrafindo Persada.
Imron, M., & Sumiyarto. (2014). Analisis Pengaruh Peremajaan Visual Logo Merek Terhadap Loyalitas Merek. ASEAN Marketing Journal, Vol. 8 No. 2, 1-10.

