Penguatan Pembuatan Abon Berbahan Dasar Bandeng dan Limbahnya sebagai Inovasi Produk dalam Rangka Pemberdayaan Masyarakat
Main Article Content
Abstract
Kelurahan Wonorejo dan Keputih di Surabaya merupakan dua wilayah penghasil ikan bandeng terbesar yang memiliki potensi besar dalam pengembangan produk olahan ikan. Namun, pemanfaatan sumber daya ikan bandeng dan limbahnya masih belum optimal karena keterbatasan pengetahuan dan keterampilan pengolahan di masyarakat. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas masyarakat dalam mengolah ikan bandeng dan limbahnya menjadi produk inovatif berupa abon ikan bandeng dan abon limbah ikan bandeng. Metode yang digunakan meliputi pelatihan dan demonstrasi, serta evaluasi menggunakan kuesioner. Hasil menunjukkan bahwa mayoritas peserta mengapresiasi produk yang dihasilkan dari segi kreativitas, daya simpan, rasa, dan potensi bisnisnya. Sebanyak 64 dari 76 responden sangat setuju bahwa produk memiliki potensi sebagai peluang usaha. Kegiatan ini mendorong praktik pengolahan pangan yang berkelanjutan, memperkuat ekonomi keluarga, dan mendukung tujuan pembangunan berkelanjutan.
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
References
Amir, N., Metusalach, M., & Fahrul, F. (2019). Tingkat kesukaan konsumen dan kualitas organoleptik produk olahan ikan. Jurnal IPTEKS Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan, 5(9). https://doi.org/10.20956/jipsp.v5i9.4311
Haryati, S. P. (2014). Peningkatan kreativitas berwirausaha siswa Kelas XII Jasa Boga 1 dalam pengolahan limbah bandeng sebagai peluang usaha melalui unit produksi di SMK Negeri 3 Pati. Jurnal Pendidikan Ilmu Sosial, 24(2), 67-84. https://doi.org/10.2317/jpis.v24i2.690
Haryati, S., & Munandar, A. (2012). Application of zero waste concept on milkfish shredded meat processing. Jurnal Perikanan dan Kelautan, 2(2), 127-130. https://dx.doi.org/10.33512/jpk.v2i2.29
Junianto, Brainerd, E., Maghfira, R., Suyono, M. L. A., Rizki, A. F., Pratama, R. L., & Barkah, S. M. (2022). Utilization of fish bone waste for food. Asian Journal of Fisheries and Aquatic Research, 20(2), 46–56. https://doi.org/10.9734/ajfar/2022/v20i2493
Kasmawati, K., Renilda, Y., Zulkifli, Z., Saswini, A. A. U., Safitri, A. Z., & Bimantoro, K. (2023). Analisis kandungan gizi dan uji hedonic pada abon tulang ikan bandeng. Journal of Indonesian Tropical Fisheries (Joint-Fish): Jurnal Akuakultur, Teknologi dan Manajemen Perikanan Tangkap dan Ilmu Kelautan, 6(1), 67-78. https://doi.org/10.33096/joint-fish.v6i1.142
Mutiara, T., Wibowotomo, B., Issutarti, & Whayuni, W. (2018). Diversifikasi pengolahan produk perikanan bagi kelompok nelayan di Kabupaten Trenggalek. Jurnal Karinov, 1(1). http://dx.doi.org/10.17977/um045v1i1p%25p
Panjaitan, H., Telaumbanua, F., & Siswanto, R. I. (2019). Pengolahan abon ikan bandeng Desa Karangcangkring, Kecamatan Dukun, Gresik. Jurnal Abdikarya: Jurnal Karya Pengabdian Dosen dan Mahasiswa, 3(1), 28-33.
Sulaeman, D. 2008. Zero waste (Prinsip menciptakan agro-industri ramah lingkungan). Jakarta Selatan: Direktorat Pengolahan Hasil Pertanian.
Susanto, E. (2010). Pengolahan bandeng duri lunak (Channos channos forsk). Semarang: Program Studi Teknologi Hasil Perikanan, Jurusan Perikanan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Diponegoro Semarang.
Yuliana, E., & Farida, I. (2010). Pendekatan partisipatif dalam pemecahan permasalahan aspek produksi dan pemasaran abon ikan (Kasus pada Kelompok Usaha Bersama Tenggiri Kabupaten Sukabumi). Jurnal Organisasi & Manajemen, 6(2), 132-145.

