SERVICE LEARNING SISWA SEKOLAH TINGKAT MENENGAH PADA PANTI ASUHAN PONDOK TARUNA SEBAGAI PENGUATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA
Main Article Content
Abstract
Sekolah tingkat menengah middle school dan high school) dari JIS (Jakarta Intercultural School) melaksanakan kegiatan service learning sebagai pengabdian kepada masyarakat, yang telah berlangsung secara konsisten selama beberapa tahun pada sebuah panti asuhan. Pada kurikulum merdeka yang mulai diterapkan di sekolah-sekolah, diharapkan karakter dan kompetensi dapat dicapai oleh siswa, mulai dari PAUD sampai dengan SMA diterjemahkan ke dalam profil pelajar Pancasila yang didasarkan pada nilai-nilai luhur Pancasila. JIS memberikan dukungan penuh pada program ini dengan memberikan alat-alat musik string bagi setiap anak panti asuhan Pondok Taruna, juga buku dan stand partitur. Program service learning ini disebut “Strings in Action” (SIA). Dengan kegiatan service learning yang dilaksanakan dalam program SIA oleh JIS, melalui siswa-siswa JIS, diharapkan dapat memberikan daya (empowerment) atau penguatan (strengthening) kepada anakanak Panti Asuhan Pondok Taruna, untuk membangun keberdayaan anak-anak tersebut, yaitu memberikan mereka sebuah modal keterampilan bermain musik yang dapat mereka gunakan di masa depan mereka.
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
References
Bahri, E. S. (2019). Pemberdayaan Masyarakat Berkelanjutan. Pare-Kediri: FAM Publishing.
Cavalieri, I. C. & Almeida, H. N. (2018). Power, Empowerment and Social Participationthe Building of a Conceptual Model. Portugal: Sciendo.
Deeley, S. J. (2015). Critical Perspectives on Service-Learning in Higher Education. New
York: Palgrave McMillan.
Kahfi, A. (2022). Implementasi Profil Pelajar Pancasila dan Implikasinya terhadap Karakter Siswa di Sekolah. Tangerang: Dirasah.
Lucas, D. & Frazier B. (2014). The Effects of a Service-Learning Introductory Diversity
Course on Pre-Service Teacher’s Attitudes toward Teaching Diverse Students Population. Academy of Educational Leadership Journal, Volume 18, Number 2.
Mardikanto, T. (2014). CSR (Corporate Social Responsibility) Tanggung Jawab Sosial Korporasi. Bandung: Alfabeta.
McLeod, S. A. Kolb. (2013). Learning Styles. Retrieved from www.simplypsychology.org/
learning-kolb.html. Badan Penelitian dan Pengembangan dan Perbukuan. (2020). Kajian Pengembangan Profil Pelajar Pancasila. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI.
Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan. (2022). Panduan Pengembangan
Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia.
Tim Pelatihan Orientasi Terpadu. (2017). Modul Pemberdayaan Masyarakat. Kementerian
Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.

