(SIKAGE) SISTIM KEAMANAN DEMAM BERDARAH DENGUE DALAM PENCEGAHAN DAN PENANGGULANGAN DI DESA KREMBANGAN, KECAMATAN TAMAN, SIDOARJO
Main Article Content
Abstract
Demam berdarah dengue (DBD) merupakan salah satu penyakit menular yang masih ada setiap tahunnya, hal ini disebabkan karena sampai saat ini belum ditemukan obat atau vaksin untuk penanggulangan DBD. Pelaksanaan kegiatan ini dilakukan selama dua minggu di bulan Agustus 2022. Adapun metode yang dilakukan dalam kegiatan ini terdiri dari tahap persiapan dan pelaksanaan. Pada tahap persiapan ini berisi tentang kegiatan pra-pelaksanaan dalam penetapan permasalahan mitra sasaran mulai dari survei tempat, mempersiapkan pendataan, sarana penunjang, dan kebutuhan lainnya. Kemudian pada tahap pelaksanaan seperti kegiatan edukasi, pelaksanaan pencegahan penanggulangan, dan monitoring serta evaluasi. Adapun alat dan bahan yang dibutuhkan yaitu pamflet, brosur, bubuk larvasida (abate), tanaman pengusir nyamuk, media sosial, dan peralatan kebersihan. Kegiatan Sikage di desa Krembangan dapat terlaksana dengan baik di mana masyarakat sangat antusias. Kegiatan ini menerapkan Sikage (Sistem Keamanan dalam Pencegahan dan Penanggulangan DBD) kepada masyarakat. Pertama kami melakukan edukasi jumantik di mana edukasi tersebut dilakukan dengan metode ceramah door to door karena terdapat kendala yaitu minimnya kehadiran masyarakat. Sebanyak 95% masyarakat memahami dalam melakukan pencegahan dan penanggulangan DBD.
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
References
Arsunan, A. A. & Ibrahim, E. 2014. Analysis Relationship and Mapping of the Environmental Factors with the Existence of Mosquito Larva Aedes aegyptiin the Endemic
Area of Dengue Fever, Makassar, Indonesia. International Journal of Current Research And Academic Review, Vol. 22 (11), 1–9.
Bagus, I. N., Kencana, P., Arini, N. W., & Putrini, L. P. (2020). Learning Cycle 7E with Audio Visual Media Enhancing Science Learning Outcomes, 4(3), 357–365.
Kementrian Kesehatan RI. (2016). Pedoman Umum Program Indonesia Sehat dengan
Pendekatan Keluarga.
Lestari, W. 2015. Cegah dan Tangkal Sampai Tuntas Demam Berdarah. Yogyakarta: Rapha Publishing.
Muharni, S., Almahdy, & Martini, R. D. (2013). Effect of the use of supplements Psidii folium extract (psidium guajava linn.) and red fermented rice (Monascus purpureus) in increase of thrombocytes at dengue hemorrhagic fever (DHF) science in the installation of disease in hospital dr. M.
Djamil Padan. Penelitian Farmasi Indonesia, 1(2), 57–61. https://ejournal.unri.ac.id/index.php/FPFI/article/view/1247.
Prasetio, J. N. (2015). Potential Red Guava Juice in Patients with Dengue Hemorrhagic Fever. J Majority, 4(2), 25–29.
Sidiek, Aboesina. 2012. Tingkat Pengetahuan Mengenai DBD Terhadap Kejadian DBD pada Anak. Semarang: Nuha medika.
Soedarto. 2012. Demam Berdarah Dengue (Dengue Haemorrhagic Fever).
Yulidar & Hadifah, Z. (2014). The Abormalities of Larvae’s Morphology after Temefos Exposure in Phase Larvae Instar 3 (L3). Jurnal Buski, 5(1), 23–28.
Yunita, J., Mitra, M., & Susmaneli, H. (2012). Pengaruh Perilaku Masyarakat dan Kondisi
Lingkungan terhadap Kejadian Demam Berdarah Dengue. Jurnal Kesehatan Komunitas, 1(4), 193–198.

