Social Media Credibility and Consumer Behavior: SOR Analysis of TikTok Content @dokterdetektif on Gen Z's Skincare Product Choices

Main Article Content

Anita Agustina Wulandari
Deassy Ratna Juwita Sari
Riesta Ayu Oktarina
Ratna Puspita Sari

Abstract

Penelitian ini mengkaji bagaimana keputusan konsumen Gen Z tentang produk perawatan kulit dipengaruhi oleh kredibilitas media sosial, khususnya pada konten TikTok akun @dokterdetektif. Pendekatan yang digunakan adalah model Stimulus–Organisme–Respon (SOR), yang menjelaskan bagaimana konten digital sebagai stimulus memengaruhi proses psikologis pengguna (organisme) dan menghasilkan respons berupa tindakan konsumtif. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik analisis konten dan wawancara mendalam dengan lima informan Gen Z yang aktif menggunakan TikTok dan telah melakukan pembelian produk perawatan kulit berdasarkan konten yang mereka tonton. Temuan penelitian menunjukkan bahwa konten akun @dokterdetektif, yang dicirikan oleh tulisan berbasis sains, komunikasi yang kredibel, dan visual yang menarik, memberikan banyak stimulasi pada Gen Z. Persepsi kredibilitas yang kuat menghasilkan peningkatan kepercayaan, kewaspadaan, dan literasi terhadap isi produk. Hal ini berdampak pada perubahan perilaku konsumsi, di mana Gen Z menjadi lebih kritis, selektif, dan mengandalkan sumber informasi yang kredibel sebelum membuat keputusan pembelian. Temuan ini menggarisbawahi pentingnya media sosial sebagai sumber informasi utama dalam membentuk perilaku konsumen muda, serta relevansi model SOR dalam menganalisis pengaruh komunikasi digital di era modern.

Article Details

How to Cite
Wulandari, A. A., Sari, D. R. J., Oktarina, R. A., & Sari, R. P. (2025). Social Media Credibility and Consumer Behavior: SOR Analysis of TikTok Content @dokterdetektif on Gen Z’s Skincare Product Choices. Calathu: Jurnal Ilmu Komunikasi, 7(2). https://doi.org/10.37715/calathu.v7i2.6051
Section
Articles

References

Adam, k., & smith, p. (2021). The importance of open and honest communication in family relationships. Journal of family psychology, 35(1), 1–10.

Edelman, C. L., & Kudzma, E. C. (2021). Health Promotion Throughout the Life Span - E-Book. In Elsevier Health Sciences (pp. 1–717).

Evans, Dave, et al. (2021). Social Media Marketing: The Next Generation of Business Engagement. Indianapolis: Wiley Publishing, Inc.

Johnson, K., & Wang, Z. (2022). Social Autonomy and Relationship Management. Journal of Social and Personal Relationships, 39(5), 975-990.

Juliana, R., Bakar, R. M., & Hamid, A. N. (2023). Pengaruh Intensitas Penggunaan Media Sosial Tiktok Terhadap Perilaku Konsumtif Pada Mahasiswi. PESHUM: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora, 2(6), 1067-1079.

McQuail, D. (2010). McQuail's Mass Communication Theory. Netherlands: SAGE Publications, Ltd.

Rizaty, M. A. (2021). Industri Kosmetik Tumbuh 5, 59 Persen, Ini Merek Perawatan Tubuh Terlaris pada Agustus 2021. A. Mutia, Penyunt.) Dipetik November, 2, 2021.

Sadjijo, P., Nathanael, G. K. Z., & Adzkya, H. S. (2024). Dampak Video# RacunTikTok Terhadap Keputusan Pembelian Produk Kecantikan. Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP), 7(1), 1711-1726.

Suryono, & Anggraini, M. D. (2016). Metodologi penelitian kualitatif dalam bidang kesehatan. Nuha Medika.

We Are Social dan Meltwater. (2024). Digital 2024: Indonesia Explores the Country’s Evolving Digital and Social Landscape. Available at: https://wearesocial.com/id/blog/2024/01/digital-2024/. (Accessed: 20 June 2024).