Pengaruh Pandemi Covid-19 Terhadap Peningkatan Aangka Kehamilan Tidak Direncanakan di Puskesmas Made Tahun 2021
Main Article Content
Abstract
Covid-19 merupakan suatu sindrom pernafasan akut yang menular dan disebabkan oleh virus SARS-CoV-2. Covid-19 muncul pertama kali di Kota Wuhan, China. Di Indonesia sendiri, Covid-19 membawa banyak dampak buruk salah satunya yaitu munculnya permasalahan layanan KB. Hal tersebut menyebabkan adanya peningkatan angka kejadian kehamilan tidak direncanakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pandemi Covid-19 terhadap peningkatan angka kejadian kehamilan tidak direncanakan di Puskesmas Made tahun 2021. Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik untuk mengetahui bagaimana suatu fenomena dapat terjadi dengan cara menguji hubungan antara faktor sebab dan akibat melalui analisa statistik. Rancangan penelitian ini dilakukan dengan pendekatan case control. Total sampel sebanyak 41 orang yang terbagi atas 20 kelompok control dan 21 kelompok kasus. Variabel dalam penelitian ini yaitu pengetahuan, keterbatasan akses, dan masalah KB. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh antara pengetahuan, keterbatasan akses ke layanan kesehatan, dan penurunan angka cakupan KB selama masa pandemi Covid19 memengaruhi peningkatan angka kejadian kehamilan tidak direncanakan.
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
References
Abdul, B. S., Trijatmo, R., Gulardi, H. W. (2010). Ilmu Kebidanan. Yayasan Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo. Jakarta 2010.
Aditya, R. and Tobing, S. (2020) ‘Pengaruh Penyuluhan Antisipasi Baby Booming Era Pandemi Bagi Bidan Puskesmas Kota Banjarmasin’, Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR), 3, pp. 274–278.
Ari Kurniarum (2016) ‘Asuhan Kebidanan Persalinan Dan Bayi Baru Lahir’.
Alene, M. et al. (2020) ‘Prevalence and determinants of unintended pregnancy in Ethiopia: A systematic review and meta-analysis of observational studies’, PLoS ONE, 15(4), pp. 1–15. Badan Pusat Statistik. (2021). Indonesia Population Census 2020. 7, 1–12.
Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN). (2015). Rencana Strategis Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional tahun 2015 – 2019.
BKKBN Bearak, J. et al. (2020) ‘Unintended pregnancy and abortion by income, region, and the legal status of abortion: estimates from a comprehensive model for 1990– 2019’, The Lancet Global Health, 8(9), pp. e1152–e1161.
Evayanti, Y. (2015) ‘Hubungan Pengetahuan Ibu Dan Dukungan Suami Pada Ibu Hamil Terhadap Keteraturan Kunjungan Antenatal Care (ANC) Di Puskesmas Wates Lampung Tengah Tahun 2014’, Jurnal Kebidanan, 1(2), pp. 81–90.
Fatimah and Nuryaningsih. (2017). Asuhan Kebidanan Kehamilan. Jakarta: Fakultas Kedokteran dan Kesehatan Universitas Muhammadiyah Jakarta.
Fitri, L. (2021) ‘Gambaran Prevalensi Kehamilan Selama Pandemic Covid19 Dan Faktor Penyebabnya Tahun 2020’, Jurnal Endurance : Kajian Ilmiah Problema Kesehatan, 6(2), pp. 419–426.
Huliana, M. (2007) ‘Panduan Menjalani Kehamilan Sehat’, Perpustakaan Nasional RI: Katalog Dalam Terbitan (KDT), p. 142.
Ida Prijatni, S. R. (2016) ‘Kesehatan Reproduksi Dan Keluarga Berencana’.
Ika Saptarini, S. (2016) ‘Determinan Kehamilan Tidak Diinginkan di Indonesia (Analisis Data Sekunder Riskesdas 2013) Determinant’, Resma, 3(2), pp. 13–22.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (2015) Buku Ajar Kesehatan Ibu dan Anak, Departemen Kesehatan Republik Indonesia. Kemenkes RI (2020) ‘Panduan Pelayanan Keluarga Berencana dan Kesehatan Reproduksi Dalam Situasi Pandemi Covid-19’, kemenkes RI, p. 5.
Kemenkes RI (2020) Pedoman pelayanan antenatal, persalinan, nifas, dan bayi baru lahir di Era Adaptasi Baru.
Mashuri, H. S. (2020) ‘Merencanakan Keluarga Dan Program Keluarga Berencana di Tengah Pandemi Covid 19’, Bkkbn.
Mufti, I. R. (2018) ‘Dukungan Berbagai Pihak dan Pengetahuan terhadap Perilaku Remaja dalam Pencegahan Kehamilan Tidak Diinginkan di SMK 9 Bandung’, Jurnal Bidan "Midwife Journal), 5(01), pp. 74–88. Notoatmodjo, S. 2010. Metode Penelitian Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta Prastiwi, R. (2017) ‘Determinan kejadian kehamilan tidak direncanakan (KTD) di kabupaten tegal’, (August), pp. 7– 10.
Pusat Data dan Informasi Kementerian Kesehatan RI (2014) ‘InfoDATIN: Situasi dan Analisis Keluarga Berencana’, Pusat Data dan Informasi Kementerian Kesehatan RI, pp. 1–6.
Rachmaningrum, R. S. and Wijaya, S. H. (2021) ‘Determinan Unmet Need Kb Wanita Usia Subur Berstatus Kawin Di Provinsi Dki Jakarta Tahun 2017’, Seminar Nasional Official Statistics, 2020(1), pp. 957–966
Rahma, M. (2020) ‘Pengaruh Faktor Interna dan Eksterna Terhadap Pemilihan di BPM Soraya Palembang’ Jurnal Kesehatan Abdurahman Palembang Vol. 9 No. 2, September 2020 Melia Rahma., dkk | 2 Jurnal Kesehatan Abdurahman Palembang Vol. 9 No. 2, September 2020’, 9(2), pp. 1–9. Retni, A. and Lihu, F. (no date) ‘Faktor - faktor yang berhubungan dengan terjadinya kehamilan tidak diinginkan pada remaja di wilayah kecamatan bolangitang barat’, (c).
Ridha, N. (2017). Proses Penelitian, Masalah, Variabel, dan Paradigma Penelitian. Jurnal Hikmah, Volume 14, Nomor 1, pp.62-70
Rosita, R. and Simamora, T. M. (2021) ‘Penyelenggaraan Pelayanan Kesehatan Ibu dan Anak di Puskesmas Terpencil dan Sangat Terpencil di Masa Pandemi Covid-19’, AN-Nur: Jurnal Kajian dan Penelitian. Sarwono. 2010. Ilmu Kebidanan. Jakarta: Yayasan Bina Pustaka.
Sarder, A. et al. (2021) ‘Prevalence of unintended pregnancy and its associated factors: Evidence from six south Asian countries’, PLoS ONE, 16(2 February), pp. 1–13.
Satriyandari, Y., & Yunita, A. (2018). Gambaran dukungan suami pada pasangan usia subur dengan kejadian unmet need di Kelurahan Panembahan Yogyakarta Tahun 2016. Jurnal Ilmiah Bidan, 3(1), 21-29. https://ejournal.ibi.or.id/index.php/jib /article/download/ 54/49/ Siahaan, S. C., Henderi, H. 2019. Intervensi ibu hamil dengan kurang energi kalori pada trimester ketiga melalui suplementasi mikronutrien di Surabaya tahun 2019. Majalah kedokteran Andalas, Vol 44 No1:17- 27
Soewondo, P. et al. (2020) ‘Bagaimana Layanan Keluarga Berencana Respons Terhadap Pandemi Covid-19 di Indonesia: Studi Kasus di 8 Kabupaten/Kota’, Prosiding Forum Ilmiah Tahunan (FIT) IAKMI, pp. 1– 9.
Witono and Parwodiwiyono, S. (2020) ‘Kepesertaan Keluarga Berencana Pada Masa Awal Pandemi Covid-19 di Daerah Istimewa Yogyakarta’, Kependudukan, Keluarga, dan Sumber Daya Manusia, 1(2), pp. 77– 88. World Health Organization (2020) ‘Covid-19 Situation Report’, World Health Organization, 31(2), pp. 61–66.
World Health Organization (WHO). (2020). Naming the coronavirus disease (Covid-19) and the virus that causes it.
World Health Organization (WHO). (2016) ‘WHO recommendation on antenatal care for a positive pregnancy experience’.

