ENTREPRENEURSHIP: MENUJU PMI MANDIRI SECARA EKONOMI
Main Article Content
Abstract
Terdapat lebih dari 9 juta PMI (Pekerja Migran Indonesia) yang berkarya di seluruh dunia. Melalui jerih payah mereka Indonesia mendapatkan devisa hampir Rp 160 T ataunomor dua terbesar setelah migas. Sudah banyak data yang menunjukkan berbagai dampak positif dari fenomena PMI terhadap keluarga mereka, komunitas tempat asal PMI dan juga untuk negara. Namun PMI sendiri khususnya perempuan harus menghadapi berbagai risiko baik itu yang terjadi di negara tempat kerja dan juga di kampung halaman. Bagi PMI yang telah berkeluarga mereka harus berjauhan dengan orang-orang yang mereka cintai selama bertahun-tahun. Jadi tentunya mereka memiliki keinginan besar untuk dapat memulai sejarah baru kemandirian ekonomi di tanah air sendiri. Bagi banyak PMI kecakapan membuka dan mengelola usaha bisnis atau entrepreneurship adalah sebuah jalan keluar penting untuk dapat bekerja di lokasi yang dekat dengan keluarga. Tulisan ini menyampaikan sebuah gagasan pemberdayaan ekonomi yang komprehensif untuk PMI yang dinamakan pemberdayaan 5P yaitu Peta Jalan, Pelatihan Berkesinambungan, Pembinaan Komunitas, Pengenalan Pasar & Pendampingan. 5P merupakan hasil kajian dari teori identifikasi peluang, model belajar 3C untuk melatih “entrepreneurship” dan pengalaman penulis menemani PMI belajar entrepreneurship selama lebih dari 10 tahun.
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

