IMPLIKASI PERILAKU BERISIKO REMAJA PADA KESEHATAN REPRODUKSI

Main Article Content

Etha Rambung
Ferdinand Aprianto Tannus

Abstract

Jumlah populasi penduduk usia 10-24 tahun di dunia pada tahun 2017 sebanyak 1,8 miliar. Jumlah ini merupakan yang terbesar dalam sejarah. Di Indonesia sendiri jumlah remaja mencapai 26,7% dari total populasi penduduk. Besarnya populasi remaja ini menjadi aset penting bangsa menghadapi bonus demografi pada 1-3 dekade mendatang. Remaja menjadi harapan dalam akselerasi pembangunan bangsa. Disisi lain remaja mengalami masa perubahan baik dalam segi fisik, psikis maupun sosial. Pada masa ini remaja mengalami transisi dari kanak-kanak menjadi dewasa dan pencarian jati diri. Pada masa-masa ini, remaja sangat rentan terpengaruh perilaku beresiko, yang dapat menimbulkan akibat negatif, misalnya dalam hal kesehatan reproduksi. Data Pusdatin tahun 2015 menyebutkan 33,3 % remaja wanita dan 34,5 % remaja pria usia 15-19 tahun mulai berpacaran sebelum usia 15 tahun. Selain itu, sebanyak 0,7 % remaja wanita dan 4,5 % remaja pria usia 15-19 tahun pada tahun 2012 telah melakukan seks pra nikah. Alasan utama remaja pria melakukan seks pra nikah karena ingin tahu (57,5%) sedangkan remaja wanita beralasan terjadi begitu saja (38 %). Data lain yang cukup mengkhawatirkan adalah data global health survey tahun 2015 yang menyebutkan 3,3 % remaja Indonesia usia 15-19 tahun menderita HIV. Data yang paling mencengangkan adalah data KemenPPPA yang menyebutkan pengadilan agama Indonesia menerima 34 ribu permohonan dispensasi pernikahan anak usia < 19 tahun selama pandemi covid (Januari-Juni 2020). Tulisan ini bertujuan mendukung program GAUL RI untuk edukasi remaja Indonesia tekait kesehatan reproduksi. Remaja Indonesia perlu memahami kesehatan reproduksi yang benar. Kita perlu menghapus stigma bahwa tabu membicarakan seks dengan anak, sebaliknya mendorong orang tua untuk berperan aktif dalam edukasi seks dini, sehingga remaja dapat terhindar dari perilaku beresiko dan menghasilkan remaja sehat serta berkualitas yang siap membangun dan mensejahterakan bangsa Indonesia.

Article Details

How to Cite
Rambung, E., & Tannus, F. A. (2021). IMPLIKASI PERILAKU BERISIKO REMAJA PADA KESEHATAN REPRODUKSI. Prosiding FK UC, 1(1). Retrieved from https://ojs.somebut.my.id/index.php/PFK2021/article/view/2337
Section
Articles