PENGEMBANGAN POLA DASAR BATIK DOLLY
Main Article Content
Abstract
Kawasan Dolly yang terletak di Kelurahan Putat Jaya, Kecamatan Sawahan saat ini
dikenal juga karena batik produksi masyarakat setempat. Walaupun batik baru mulai dikenalkan
dalam lima tahun terakhir karya mereka telah sering terlihat pada pameran batik maupun pada
beberapa pusat souvenir di Surabaya. Melalui pendalaman diketahui bahwa keterbatasan
keahlian desain menjadi latar belakang para pembatik yang rata-rata adalah Ibu rumah tangga
sekaligus warga terdampak penutupan lokalisasi. Para pembatik membutuhkan desain baru agar
lebih berkembang dan lebih dapat menarik minta pembeli. Untuk itulah abdimas ini dilakukan
oleh tim dengan berlatar belakang Desain Komunikasi Visual hingga kemudian yang dihasilkan
adalah pengembangan motif baru berciri khas Jarak Dolly dan juga mengadaptasi ikon Kota
Surabaya. Pendekatan metode design thinking dianggap paling sesuai dalam proses desain hingga
realisasinya dan hasil akhir berupa pola batik berciri lokal dapat dimanfaatkan untuk jangka
panjang dalam pengembangan selanjutnya.
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

