DESAIN INTERIOR TEA SALON AND PATISSERIE DENGAN KEUNGGULAN MULTI SENSORY EXPERIENCE
Main Article Content
Abstract
Perancangan desain interior Labitte Tea Salon & Patisserie ini berlokasi di Surabaya, Jawa Timur. Bisnis Labitte Tea Salon & Patisserie ini bergerak di bidang food & beverage dengan keunggulan di bidang multi sensory experience yang ditawarkan baik dari produk maupun dari desain interior toko. Sistem pelayanan yang digunakan untuk Tea Salon & Patisserie ini adalah sistem take order dimana customer hanya tinggal memilih makanan dan mengorder makanan yang diinginkan, dalam sistem ini server yang berperan utama dalam kelangsungan aktivitas dalam Tea Salon & Patisserie. Konsep yang dipilih untuk Tea Salon & Patisserie ini adalah Multi Sensory Experience dengan sentuhan Fantasy & Elegant. Judul dari desain untuk Labitte Tea Salon & Patisserie ini adalah Heroine Role Play Drama. Dalam penerapan desainnya, ditonjolkan sisi multi sensory experience. Yang mana menggunakan desain fantasy & elegant untuk interiornya. Selain itu pemilihan warna, ornamen dan material yang digunakan untuk mendukung sisi fantasy & elegant. Tea Salon & Patisserie ini menggunakan bangunan 2 lantai bekas restoran, dengan bentukan lahan yang memanjang dan memiliki luas bangunan terdesain kurang lebih sebesar 510.801625 meter persegi. Kebutuhan ruang terdesain berupa Lobi, Kasir & Resepsionis, Ruang Tunggu, Area Display, Area Makan Indoor, Area Makan Indoor VIP, Area Makan Outdoor, Laboratorium Multi Sensory Experience, dan Toilet.
Article Details
How to Cite
Puspitasari, D., Kusumowidadgo, A., & Wardhani, D. K. (2018). DESAIN INTERIOR TEA SALON AND PATISSERIE DENGAN KEUNGGULAN MULTI SENSORY EXPERIENCE. KREASI, 3(1), 214–236. https://doi.org/10.37715/kreasi.v3i1.537
Issue
Section
Articles

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
References
Agriculture | Teatime in Indonesia, diakses dari
http://www.gbgindonesia.com/en/agriculture/article/2014/teatime_in_indonesia.php pada tanggal 1 Maret 2016 pada jam 03.21 WIB
Atmodjo, Marsum W. (2005). Restoran dan Segala Permasalahannya.Yogyakarta: Andi. Baked Goods in Indonesia. Diakses dari
http://www.euromonitor.com/baked-goods-in indonesia/report pada tanggal 18 Januari 2017 pada jam 20.16 WIB Consumer Foodservice in Indonesia. Diakses dari http://www.euromonitor.com/ consumer-foodservice-in-indonesia/report
pada tanggal 18 Januari 2017 pada jam 20.16 WIB
Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Surabaya, diakses dari dispendukcapil. surabaya.go.id pada tanggal 15 April 2016 pada jam 19.32 WIB
http://www.gbgindonesia.com/en/agriculture/article/2014/teatime_in_indonesia.php pada tanggal 1 Maret 2016 pada jam 03.21 WIB
Atmodjo, Marsum W. (2005). Restoran dan Segala Permasalahannya.Yogyakarta: Andi. Baked Goods in Indonesia. Diakses dari
http://www.euromonitor.com/baked-goods-in indonesia/report pada tanggal 18 Januari 2017 pada jam 20.16 WIB Consumer Foodservice in Indonesia. Diakses dari http://www.euromonitor.com/ consumer-foodservice-in-indonesia/report
pada tanggal 18 Januari 2017 pada jam 20.16 WIB
Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Surabaya, diakses dari dispendukcapil. surabaya.go.id pada tanggal 15 April 2016 pada jam 19.32 WIB

