PERANCANGAN USAHA FURNITUR KEBUN UNTUK LAHAN YANG SEMPIT
Main Article Content
Abstract
Indonesia terletak di daerah beriklim tropis, sehingga memiliki keanekaragaman tinggi khususnya dalam tanaman. Dengan keanekaragaman tanaman di Indonesia, penduduknya berlomba-lomba untuk mendekorasi tamannya dengan berbagai macam tanaman hias, selengkap dan seindah mungkin. Dengan adanya peluang ini, Odoko, usaha yang bergerak dalam bidang furnitur kebun, menyediakan berbagaimacam furnitur kebun yang berfungsi untuk mempermudah aktivitas berkebun. Odoko menjual produknya secara online serta melalui konsinyasi dan ruang pamer milik sendiri. Mayoritas produk Odoko merupakan furnitur yang tidak memerlukan perakitan, namun tetap dapat didistribusikan dengan mudah, karena menerapkan sistem paket datar. Usaha ini merupakan usaha dengan target pasar yang ceruk, sehingga perlakuan marketing, penjualan, serta desain didasari oleh target pasar tersebut, yakni pelanggan dengan hobi berkebun. Dalam koleksi pertamanaya, Odoko mengeluarkan 1 set furnitur kebun yang menjawab permasalahan lahan pada kebun balkon. Produk tersebut meliputi: kursi lipat, kursi lipat kecil untuk merawat tanaman, meja lipat untuk pagar balkon, rak lipat untuk memajang tanaman, dan meja untuk merawat tanaman. Produk-produk ini bertujuan untuk memaksimalkan ruang gerak aktivitas, serta ruang pajang tanaman dengan mempertimbangkan kebutuhan aktivitas berkebun dalam area balkon. Dalam menjalankan usaha ini, Odoko mempersiapkan sebuah fasilitas pendukung untuk melaksanakan proses marketing dan penjualan, yakni berupa stan pameran dengan tema balkon dengan lahan yang sempit sehingga pengunjung dapat mencerna tujuan dan kegunaan produk yang akan dijual dengan mudah.
Article Details
How to Cite
Ameh, A. R. M., P. Utomo, T. N., & Susan, M. Y. (2018). PERANCANGAN USAHA FURNITUR KEBUN UNTUK LAHAN YANG SEMPIT. KREASI, 3(1), 95–122. https://doi.org/10.37715/kreasi.v3i1.533
Issue
Section
Articles

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
References
Anonim. (2007). Pengertian Perkebunan.
Diakses pada Desember 01, 2016, dari
http://informasi-perkebunan.blogspot.
co.id/2012/10/pengertian-perkebunan.html
Anonim. (2008). Pengertian Partisi Pameran.
Diakses pada Desember 01, 2016, dari http://
goodnews-technologies.blogspot.co.id/#
Anonim. (2009). Pengertian Desain Produk
Interior. Diakses pada Desember 01, 2016,
dari elib.unikom.ac.id/jbptunikompp-gdldianmegawa-
29425-9-unikom_d-i.pdf
Anonim. (2014). Permintaan Pasar Atas Tanaman
Hias. Diakses pada November 20, 2016, dari
http://hortikultura.pertanian.go.id/wp-content/
uploads/2016/02/Statistik-Produksi-2014.pdf
Anonim. (2016). Showroom. Diakses pada
Desember 01, 2016, dari https://
en.wikipedia.org/wiki/Showroom
Diakses pada Desember 01, 2016, dari
http://informasi-perkebunan.blogspot.
co.id/2012/10/pengertian-perkebunan.html
Anonim. (2008). Pengertian Partisi Pameran.
Diakses pada Desember 01, 2016, dari http://
goodnews-technologies.blogspot.co.id/#
Anonim. (2009). Pengertian Desain Produk
Interior. Diakses pada Desember 01, 2016,
dari elib.unikom.ac.id/jbptunikompp-gdldianmegawa-
29425-9-unikom_d-i.pdf
Anonim. (2014). Permintaan Pasar Atas Tanaman
Hias. Diakses pada November 20, 2016, dari
http://hortikultura.pertanian.go.id/wp-content/
uploads/2016/02/Statistik-Produksi-2014.pdf
Anonim. (2016). Showroom. Diakses pada
Desember 01, 2016, dari https://
en.wikipedia.org/wiki/Showroom

