PERANCANGAN PROYEK KALIMAKA HOTEL JIMBARAN DENGAN PENDALAMAN GREEN DESIGN OLEH KONSULTAN ARSITEKTUR INTERIOR J’ ATELIER
Main Article Content
Abstract
Bali adalah salah satu destinasi pariwisata yang paling populer di dunia, tetapi pertumbuhan industri pariwisata yang pesat telah menimbulkan dampak negatif terhadap lingkungan alamnya. Untuk menjaga keindahan alam pulau ini juga memenuhi kebutuhan wisatawan, perancangan hotel berkelanjutan dengan pendekatan green design menjadi penting.Hotel adalah bangunan komersial dan merupakan investasi bisnis yang sangat berkembang di Kota Bali. Konsep berkelanjutan pada bangunan hotel dapat diterapkan pada desain dan operasional bangunan. Perancangan hotel di Bali dengan pendekatan green design merupakan langkah yang positif untuk mendukung keberlanjutan lingkungan dan industri pariwisata. Kalimaka Hotel Jimbaran yang dirancang dengan pendalaman green design diharapkan dapat mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan dengan mempertahankan dan menghormati keunikan budaya dan alam Bali. Kalimaka Hotel dirancang dengan gaya desain kontemporer-tradisional yang menerapkan prinsip green design dengan perpaduan design tradisional khas Bali, yang dirancang berdasar kearifan lokal. Konsep desain Kalimaka Hotel mengangkat filosofi Tri Hita Karana yang diterapkan dari aspek bentuk arsitektur interior (bangunan, ruang luar, dan dalam) dan aspek fungsi (kegiatan). Metode perancangan terdiri dari konsep rancangan, prarancangan, pengembangan rancangan, pembuatan gambar kerja, proses pengadaan pelaksana konstruksi, dan pengawasan berkala. Selain itu juga dilakukan studi literatur untuk mengintegrasikan prinsip green design serta budaya ke dalam design. Keselarasan antara budaya, alam, dan praktik berkelanjutan akan menjadi pilar utama dalam perancangan hotel ini.
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
References
Alfathan, I. F., Yuliarso, H., & Hardiana, A. (2020). Penerapan Prinsip Arsitektur Hijau Pada Botanical Hotel Di Kabupaten Boyolali. Senthong, Vol 3 No 1, Januari 2020; halaman 69- 78. Program Studi Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Sebelas Maret Surakarta. Surakarta.
Annishia, F. B. B., & Prastiyo, E. (2019). The Effect Of Prices And Facilities On Guest Stay At The Best Western Premier The Hive Hotel Jakarta. Jurnal Hospitality dan Pariwisata, 5(1).
Bagyono. 2007. Pariwisata dan Perhotelan. Alfabeta. Bandung.
Ekawati, S. K. (2010). “PANGANDARAN BEACH RESORT HOTEL” DI PANGANDARAN (Doctoral dissertation, UAJY).
Erick, Yosua. (2021). Apa Itu Furniture? Pengertian, Fungsi, Sejarah, Jenis, Contoh. https://stellamariscollege.org/ furniture/.
Indonesia, I. A., & Keprofesian, B. (2007). Pedoman hubungan kerja antara arsitek dengan pengguna jasa. Badan Sistem Informasi Arsitektur, Ikatan Arsitek Indonesia. Kementerian Pariwisata Dan Ekonomi Kreatif. (2013). Peraturan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Nomor Pm.53/ hm.001/mpek/2013 Tahun 2013 Tentang Standar Usaha Hotel. Jakarta.
Kusumawanto, A., & Astuti, Z. B. (2018). Arsitektur hijau dalam inovasi kota. Ugm Press. Yogyakarta.
Magdalena, E. D., & Tondobala, L. (2016). Implementasi Konsep Zero Energy Building (Zeb) Dari Pendekatan Eco-Friendly Pada Rancangan Arsitektur. Media Matrasain, 13(1), 1-15.
Peters, J. H. (2013). Tri Hita Karana. Kepustakaan Populer Gramedia. Riadi,
Muchlisin. (2020). Pengertian, Jenis dan Klasifikasi Hotel. https:// www.kajianpustaka.com/2020/09/ pengertian-jenis-dan-klasifikasi-hotel. html. Diakses 20 Febuari 2021.
Sudarwani, M. M. (2012). Penerapan green architecture dan green building sebagai upaya pencapaian sustainable architecture. Dinamika Sains, 10(24). Universitas Pandanaran. Semarang.
Sulastiyono, A. (2011). Manajemen Penyelenggaraan Hotel. Seri manajemen Usaha Jasa Sarana Pariwisata dan Akomodasi. Alfabeta. Bandung.

