REDESAIN HOTEL KOTTA GO DENGAN PENERAPAN INTERIOR BRANDING OLEH KONSULTAN ARSITEKTUR INTERIOR FLO STUDIO

Main Article Content

Florencia Irena
Maureen Nuradhi

Abstract

Industri komersial di Indonesia terus bertumbuh setiap tahunnya mulai dari sektor mikro, sedang, hingga industri besar. Bidang industri komersil tersebut salah satunya adalah bisnis properti yaitu hotel. Salah satu upaya untuk mampu bersaing dengan kompetitor lain adalah dengan memaksimalkan desain arsitektur dan interior pada bangunan. Desain interior pada bangunan komersial berfungsi untuk meningkatkan fungsionalitas dan style serta tampilan interior yang berkorelasi langsung dengan keuntungan finansial dan tentunya akan menjadi daya tarik serta ciri khas tersendiri. Konsep tata ruang menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi customer journey. Desain yang diterapkan harus mampu menyampaikan pesan dari brand itu sendiri sehingga memberi signature pada bangunan tersebut. Peneraparan interior branding harus menciptakan pengalaman yang konsisten dan positif bagi tamu, sehingga mereka merasa nyaman dan ingin kembali lagi ke hotel ini untuk kunjungan berikutnya. Dengan perencanaan dan pelaksanaan yang baik, redesain interior dengan penerapan branding dapat meningkatkan daya tarik hotel dan membantu membangun identitas merek yang kuat. Flo Studio sebagai konsultan arsitektur interior yang berfokus pada penerapan interior branding mampu memenuhi kebutuhan usaha komersial dalam menciptakan desain yang mampu menyampaikan pesan dari brand perusahaan. Flo Studio membantu menerjemahkan brand perusahaan ke dalam elemen arsitektur dan interior sehingga bangunan tersebut berbeda (memiliki keunikan) dan mampu bersaing dengan kompetitor lain. Dalam proyek perancangan tugas akhir ini, Flo Studio berkesempatan dalam melakukan redesain Hotel Kotta Go dengan penerapan interior branding ke dalam bangunannya.

Article Details

How to Cite
Irena, F., & Nuradhi, M. (2024). REDESAIN HOTEL KOTTA GO DENGAN PENERAPAN INTERIOR BRANDING OLEH KONSULTAN ARSITEKTUR INTERIOR FLO STUDIO. KREASI, 8(2), 45–61. https://doi.org/10.37715/kreasi.v8i2.4493
Section
Articles

References

Gunawan, A. I., Sari, Sriti Mayang, Frans, Stephanie Melinda (2017). Penerapan Interior Branding pada Hotel Yello. Intra, 5(2), 247-254.

Istiqomah, S. A. (2014). Strategi Rebranding Hotel The Royal Surakarta Heritage (Studi Deskriptif Kualitatif Strategi Rebranding Hotel The Royal Surakarta Heritage).

Keputusan Menteri Kesehatan. 2020. Keputusan Menteri Kesehatan Nomor HK. 01. 07/ MENKES/ 382/ 2020 Tentang protokol kesehatan bagi masyarakat di tempat dan fasilitas umum dalam rangka pencegahan dan pengendalian Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

Keputusan Menteri Pariwisata, Pos dan Telekomunikasi (Kepmenparpostel). 1987. Keputusan Menteri Pariwisata, Pos dan Telekomunikasi Nomor KM.94/HK.103/MPPT-87 Tentang Ketentuan Usaha dan Penggolongan Hotel.

Kotler, P., & Keller, K. L. (2009). Manajemen Pemasaran. Erlangga. Jakarta.

Sulastiyono, A. (2011). Seri manajemen usaha jasa sarana pariwisata dan akomodasi: Manajemen penyelenggaraan hotel. Alfabeta. Bandung.

Yuliani, W. (2018). Metode Penelitian Deskriptif Kualitatif Dalam Perspektif Bimbingan dan Konseling. Quanta, 2(2), 83-91