PERANCANGAN INTERIOR PUSAT OLEH-OLEH DENGAN MENGADOPSI BUDAYA PAPUA OLEH CELINE INTERIOR DESIGN

Main Article Content

Celine Anastasia
Astrid Kusumowidagdo

Abstract

Laporan Tugas Akhir yang berjudul “Perancangan Proyek Interior Pusat Oleh-oleh Khas Papua dengan Mengadopsi Budaya Papua oleh Celine Interior Design” berisi tentang rancangan desain arsitektur dan interior sebuah toko oleh-oleh khas Papua dengan pendalaman sense of place yang berlokasi di Manokwari Barat tepatnya di Jl.Jendral Sudirman no.100, Padarni, Manokwari Barat, Kota Manokwari, Papua Barat. Perancangan interior pusat oleh-oleh Papua dengan pendekatan sense of place ini bertujuan untuk menghadirkan interior yang memberikan pengalaman berbeda kepada pengunjung dengan keunikan, nilai-nilai, dan karakteristik khas Papua serta menciptakan lingkungan yang dapat memberikan ikatan emosional terhadap pengunjung atau rasa keterhubungan dengan tempat tersebut. Ruang interior ini akan menjadi sebuah perwujudan dari budaya Papua dengan penerapan elemen-elemen desain termasuk penggunaan motif tradisional, serta penggunaan material alami seperti kayu dan jerami. Pusat oleh-oleh khas Papua ini sebelumnya merupakan toko roti abon gulung yang kemudian ingin melebarkan bisnisnya menjadi pusat oleh-oleh khas Papua pertama di Manokwari. Metode perancangan menggunakan pendekatan desain sense of place yang akan berdampak pada desain secara umum. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah kualitatif dengan melakukan pengamatan terhadap elemen fisik pada potensi site. Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat mendeskripsikan sense of place Papua melalui penjabaran dalam unsur fisik dan sosial pada rancangan interior pusat oleh-oleh Papua, sehingga akan menciptakan harmoni antara budaya dan alamnya.

Article Details

How to Cite
Anastasia, C., & Kusumowidagdo, A. (2023). PERANCANGAN INTERIOR PUSAT OLEH-OLEH DENGAN MENGADOPSI BUDAYA PAPUA OLEH CELINE INTERIOR DESIGN. KREASI, 8(1). https://doi.org/10.37715/kreasi.v8i1.4278
Section
Articles

References

Carmona, M. (2003). Public Places, Urban Spaces: The Dimensions of Urban Design. Architectural Press.

Dameria, C., Akbar, R., & Natalivan, P. (2017). Siapa pemilik sense of place? Tinjauan dimensi manusia dalam konservasi Kawasan Pusaka Kota Lama. In Seminar Ikatan Peneliti Lingkungan

Binaan Indonesia (IPLBI) (Vol. 1, pp. 235-240).

Imron, Muhammad. (2018, 25 Desember). Sejarah Asal Usul Kabupaten Dan Kota Manokwari Papua Barat. https://www.kuwaluhan.com/2018/12/sejarah-asalusul-kabupaten-dankota.html.

Kapitarauw, Y. M., Riantoro, D., & Awom, S. B. (2022). Analisis Daya Saing Industri Pariwisata

di Kabupaten Manokwari. Lensa Ekonomi, 16(01), 132-149.

Kusumowidagdo, A. (2005). Peran Penting Perancangan Interior Pada Store Based Retail. Dimensi Interior, 3(1).

Marsum, W. A. (2000). Restoran dan segala Permasalahannya, Edisi 3. CV Andi Offset. Yogyakarta.

Marsum, W. A. (2005). Restaurant dan segala Permasalahannya. CV Andi Offset. Yogyakarta.

Martokusumo, W. (2014). Kota Pusaka Sebagai Living Museum. Makalah disampaikan

dalam diskusi Temu Pusaka Indonesia 2014, di Galeri Cemara, Jakarta, 7-9 September 2014.

Najafi, M. & Shariff M.K. (2011). The Concept of Place and Sense of Place in architectural

Studies. International Journal of Human and Social Sciencies, 6, 3.

Punter, J. (1991). Participation in the Design of Urban Space. Landscape Design, 200, pp. 24--‐27.

Rachman Arief, A. (2005). Pengantar Ilmu Perhotelan dan Restoran. Graha Ilmu. Yogyakarta.

Sapary, F. E., Rai, I. N., & Sunarta, I. N. (2017). Strategi Pengelolaan Ekowisata Mokwam Area Untuk Mendukung Pelestarian Lingkungan Di Kabupaten Manokwari Provinsi Papua Barat.

Ecotrophic, 11(2), 156-165.

The Colour of Indonesia. (2015, 03 November). https://www.thecolourofindonesia.com/2015/11/budaya-papua-barat.html.