PERANCANGAN ARSITEKTUR INTERIOR RESTORAN SEAFOOD DABU-DABU LEMONG DI MANADO DENGAN KONSEP NAUTICAL MODERN

Main Article Content

Jeannie Wirasugianto
Gervasius Herry Purwoko
Stephanus Evert Indrawan

Abstract

Kota Manado memiliki potensi di bidang kuliner, terlihat dari banyaknya bisnis restoran yang ada di kota tersebut, sehingga Kota Manado dijadikan obyek wisata bagi penggemar kuliner dari kota-kota Indonesia lain. Pola konsumsi ini telah menjadi tren hidup masyarakat Manado dibuktikan dengan ramainya usaha kuliner baik siang maupun malam hari. Seiring dengan berkembangnya jaman, hidup manusia sudah mengalami kemajuan pesat. Hal ini ditandai dengan perkembangan sosial media dan gaya hidup milenial. Perancangan Arsitektur Interior Rumah Makan Seafood Dabu-Dabu Lemong di Manado ini didasari dengan adanya beberapa permasalahan-permasalahan yang muncul didalam pengoperasian restoran, di sekitar lingkungan, keinginan klien, dan teori-teori yang ada. Didukung dengan banyaknya restoran-restoran baru yang semakin banyak disekitar restoran seafood Dabu-Dabu Lemong. Hal ini membuat restoran Dabu-Dabu Lemong ingin mendesain ulang dengan gaya khas rumah makan seafood, dan lebih mengikuti perkembangan jaman saat ini, karena banyak dari masyarakat Manado saat ini menyukai sesuatu yang berhubungan dengan trend. Dengan demikian dirancanglah restoran ini dengan konsep utama menggunakan metode metafora dari sebuah kapal dipadukan dengan style Nautical Modern. Dengan perpaduan warna-warna Nautical (Biru, Putih, Krem, dan Coklat), interior dan bentukan dari restoran ini merupakan hasil implementasi dari sebuah kapal yang akan memberikan penampilan menarik bagi pengunjung dan wisatawan.

Article Details

How to Cite
Wirasugianto, J., Purwoko, G. H., & Indrawan, S. E. (2019). PERANCANGAN ARSITEKTUR INTERIOR RESTORAN SEAFOOD DABU-DABU LEMONG DI MANADO DENGAN KONSEP NAUTICAL MODERN. KREASI, 4(2), 81–112. https://doi.org/10.37715/kreasi.v4i2.1039
Section
Articles

References

Arsitag, Diakses pada tanggal 11 November 2017, dari https://www.arsitag.com/article/gaya-nautical-atau-coastal

Badan Pusat Statistik (BPS), Diakses pada tanggal 20 November, 2017, dari https://palopokota.bps.go.id/

Badan Pusat Statistik (BPS), Diakses pada tanggal 10 Januari, 2017, dari https://www.bps.go.id/

Ching, D.K. Francis. (2003). Ilmu konstruksi bangunan. Jakarta: Erlangga.

Ching, D.K. Francis & Binggeli, Corky (2011). Desain Interior dengan Ilustrasi, Jakarta: PT Indeks.

Himpunan Desainer Interior Indonesia Komisi B. 2006. Buku Pedoman Hubungan Kerja Antara Desainer Interior dan Pemberi Tugas. Jilid 1 dan 2. Jakarta: HDII

Hawkins, D. I., Best, R. J., & Coney, K. A. (2001). Consumer behavior: Building marketing strategy. Boston: Irwin/McGraw Hill.

Kusumowidagdo, A. (2011). Desain Ritel . Gramedia Pustaka Utama: Jakarta

Kotler, P., & Armstrong, G. (2001). Principles of marketing. Upper Saddle River, NJ: Prentice Hall.

Kotler, P., Suvit, M., & Jain, D. C. (2002). Marketing moves: A new approach to profits, growth, and renewal. Boston, MA: Harvard Business School Press.

Lippsmeier, G., Mukerji, K., & Nasution, S. (1997). Bangunan tropis. Jakarta: Erlangga

Marsum, W.A. (2005). Restoran dan segala permasalahannya. Jakarta: Andi Offset.

McGwoan dan Kurse. (2004). Interior Graphic Standard Student Edition. New Jersey: John Wiley & Sons.

Maria Yohana Susan & Rani Prihatmanti (2017), Daylight Characterisation of Classrooms in Heritage School Buildings, Planning Malaysia: Journal of The Malaysian Institute of Planners, Vol. 15, 209, Malaysia.

Neufert, Ernst. Data Arsitek. (1991). Data Arsitek. Terjemahan oleh Ing Sunarto Tjahjadi dan Ferryanto Chaidir. 2002. Jakarta: Erlangga.

Ninemeier, J. D., & Hayes, D. K. (2006). Restaurant operations management: Principles and practices. Upper Saddle River, N.J: Pearson Prentice Hall.

Panero Julius & Zelnik Maartin (1979). Human Dimension & Interior Space: A Source Book of Design Reference Standards. U.S.A: Whitney Library of Desigin

Purwoko,GH.(1998), Kajian tentang pemanfaatan selubung bangunan dalam mengendalikan pemakaian energi pada gedung perkantoran bertingkat banyak di Jakarta, Tesis tidak dipublikasi, ITB Bandung

Sikorski ZE. 1990. Seafood: Resources, Nutritional Composition, and Preservation. Florida: CRC Press, Inc.
Suptandar, Pamudji. (1982). Interior Desain II. Jakarta: Erlangga.

Suptandar J. Pamuji. (2001). Desain Interior: Pengantar Merencana Interior untuk Mahasiswa Desain dan Arsitektur. Jakarta: PT. Penerbit Djambatan.

Soekresno. (2000). Manajemen Food & Beverage Service Hotel. Jakarta : PT Gramedia Pustaka Utama.

Steven, G. (2016). The Difference Between Modern and Contemporary Interior Design.

Tuckwell, K. (2008). Integrated Marketing Communications, Strategic Planning Perspectives. Ontario, Toronto: Pearson Education Canada.

Vignelli, M., New York City Transit Authority, & Unimark International. (2015). Graphics Standards Manual.