Weaving educational and cultural values through traditional games at the Nglarak Blarak Festival

Main Article Content

Yudhiet Fajar Dewantara
Prayogo Susanto
Hani Hani

Abstract

The Nglarak Blarak Cultural Festival held in Kulon Progo Yogyakarta serves as a strong response to issues faced in safeguarding the traditional games and culture amid the threats posed by globalization. This research seeks to understand how Nglarak Blarak Cultural Festival upholds and passes on local cultural practices, thereby arguing for the role of traditional games in the broader context of culture, education and socialization processes. A cultural ethnography approach was used, involving participatory observation during the 2023 festival, in-depth interviews with 28 participants (organizers, teachers, parents, and children), and documentary analysis of promotional materials and activity reports. One-on-one interactions with the festival organizers, participants as well as local community members aimed at comprehending what such games mean and their significance in the context of the culture. Such findings indicate that traditional games like egrang, dingklik ogek, and gerobak sodor are not only for fun but serve several other purposes, including the development of child's multiple intelligence, social relations and culture through play. It also allows children to bond with their parents, so this is a method of culture in practice and children learn how to cooperate, play fair, and have discipline. Given the popularity of global culture, mass media and technological products, the festival offers an innovative way of cultural promotion aimed at appealing to young generations. The research concludes that these types of cultural festivals are important tools for retention of regional customs, strengthening of community spirit, and protection of cultural heritage in the fast changing social environment.

Article Details

How to Cite
Dewantara, Y. F., Susanto, P., & Hani, H. (2025). Weaving educational and cultural values through traditional games at the Nglarak Blarak Festival. Journal of Tourism, Culinary, and Entrepreneurship (JTCE), 5(2), 380–392. https://doi.org/10.37715/jtce.v5i2.5748
Section
Articles

References

Abas, M. A., Yusoh, M. P., Sibly, S., Mohamed, S., & Wee, S. T. (2020). Mengeksplorasi pemahaman dan praktik masyarakat pedesaan tentang gaya hidup berkelanjutan di Kelantan, Malaysia. Seri Konferensi IOP: Ilmu Pengetahuan Bumi dan Lingkungan, 596(1), 12054. https://doi.org/10.1088/1755-1315/596/1/012054

Adiprasetio, J., & Vinianto, A. (2020). Riset aksi partisipatif: Festival kebudayaan menghadapi intoleransi. Jurnal Kajian Komunikasi, 8(1). https://doi.org/10.24198/jkk.v8i1.19914

Amalia, R. (2023). Asal-usul Permainan Gobak Sodor, Benarkah Terinspirasi dari Latihan Prajurit? #AkuBacaAkuTahu.

Anonimus. (2020). Permainan Tradisional Egrang. Website Resmi Pemerintah Kalurahan Sendangsari, Kapanewon Pengasih, Kabupaten Kulon Progo.

Anonimus. (2022). Permainan Tradisional dingklik oglak aglik. Desa Budaya Bigaran.

Ardiansyah, I., & Iskandar, H. (2022). Analisis potensi ekowisata di Taman Wisata Alam Gunung Pancar dengan menggunakan metode analisis Ado-Odtwa. Jurnal Inovasi Penelitian, 2(8), 2621-2630.

Ariyanti, M., Keliat, E., Suherman, C., Rosniawaty, S., & Soleh, M. (2022). Respon pertumbuhan biomassa bagian atas bibit kelapa sawit akibat pemberian kompos pelepah kelapa sawit, pupuk hayati, dan asam humat. Kultivasi, 21(3). https://doi.org/10.24198/kultivasi.v21i3.37975

Azmi, S., Sumantri, M., & Firdaus, D. (2022). Pelatihan pembuatan kerajinan dari limbah lidi sawit bagi Dasawisma RT 007 Kelurahan Bukit Datuk Kota Dumai. Consen Jurnal Pengabdian dan Keterlibatan Masyarakat, 2(2). https://doi.org/10.57152/consen.v2i2.459

Bastaman, W. W., & Saputra, O. (2023). Tradisi turun bakul tradisi masyarakat di Kampung Cikawah Desa Sobang Kecamatan Sobang Kabupaten Lebak-Banten tahun 1970-2022. Jurnal Artefak, 10(1), 133. https://doi.org/10.25157/ja.v10i1.9952

Batinoluho, L., & Basera, V. (2022). Festivals and tourism development: Examples from Tanzania and Zimbabwe. Journal of Tourism, Culinary, and Entrepreneurship (JTCE), 2(1), 18–33. https://doi.org/10.37715/jtce.v2i1.2183

Damanik, M. (2022). Internalisasi nilai-nilai karakter kebangsaan melalui literasi budaya dan kewarganegaraan di sekolah. Paidea, 2(2). https://doi.org/10.56393/paidea.v2i2.999

Dewantara, Y. F., Facrureza, D., Hanifah, R. D., & Angelina, S. (2024). Melestarikan budaya, menata alam: Pendekatan holistik dalam pariwisata di Kampung Naga Tasikmalaya. Seri Konferensi IOP: Ilmu Pengetahuan Bumi dan Lingkungan, 1366(1), 12052. https://doi.org/10.1088/1755-1315/1366/1/012052

Dewantara, Y., Nurbaeti, N., & Gunawijaya, J. (2023). Gastronomi ritual dan pembentukan identitas budaya di Kampung Naga: Investigasi etnografi peran kuliner dalam ritual keagamaan dan praktik budaya. Gema Wiralodra, 14(3 SE-Artikel), 1447-1459. https://doi.org/10.31943/gw.v14i3.560

Faizah, H., Maftuh, M., Purwasih, S., & Sulistyaningtyas, A. (2020). Pemanfaatan benda benda di lingkungan sekitar untuk menanamkan konsep bilangan pada anak usia dini. Jurnal Solma, 9(1), 176-185. https://doi.org/10.29405/solma.v9i1.4901

Fajriani, K., Pancasilawati, A., Hasmawaty, H., & Liana, H. (2022). Pembentukan karakter anak usia dini melalui permainan tradisional Balogo. Antroposen Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora, 1(2), 92. https://doi.org/10.33830/antroposen.v1i2.4024

Farras, R. (2023). Pengujian aproksimat karbon pelepah kelapa sawit (Elaeis guineensis Jacq). Jurnal Berkala Jurusan Kimia UNP, 12(3). https://doi.org/10.24036/periodic.v12i3.118338

Hariani, L., Fathurrahman, H., & Indra, A. (2020). Pembuatan karboksimetil selulosa (CMC) dari pelepah kelapa sawit. Jurnal Sains dan Teknologi, 3(1). https://doi.org/10.59061/jsit.v3i1.13

Hasanah, U., Kisno, K., Rizqiyani, R., & Indriyani, F. (2022). Pelatihan pembuatan alat permainan edukatif berbasis bahan bekas bagi guru. Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, 2(2). https://doi.org/10.25008/altifani.v2i2.213

Hidayah, A., Mustar, S., Gadafi, M., & Safiuddin, A. (2021). Pelatihan pemanfaatan alat permainan edukatif (APE) bagi orang tua guna mendukung gerakan stay at home anak demi pencegahan Covid-19. Amal Ilmiah Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 2(2), 119. https://doi.org/10.36709/amalilmiah.v2i2.15213

Hijriati, H. (2017). Peranan dan manfaat APE untuk mendukung kreativitas anak usia dini. Bunayya Jurnal Pendidikan Anak, 3(2), 59. https://doi.org/10.22373/bunayya.v3i2.1699

IAINSU. (2025). Temukan 7 Manfaat Daun Kelapa yang Wajib Kamu Ketahui. Redaksi IAINSU.

Indrianto, A. T. L., A. Oktavio, and A. Nugroho. (2022). Pilgrimage tourism events in Indonesia: Examining the relationship of behavioral belief, motivation to comply, attitudes, subjective norms, and intention to partake. Jurnal Aplikasi Manajemen, 20(1), 54–65. http://dx.doi.org/10.21776/ub.jam.2022.020.01.06

Kurniati, R., Sophianingrum, M., Khadiyanto, P., & Nugraha, M. F. (2020). Model kegiatan komunitas sebagai upaya pelestarian cagar budaya di kawasan Pecinan Semarang. Seri Konferensi IOP: Ilmu Pengetahuan Kebumian dan Lingkungan, 409(1), 12019. https://doi.org/10.1088/1755-1315/409/1/012019

Lidyasari, D. E., Fajrie, N., & Rondli, W. S. (2023). Kesenian Kethoprak Wahyu Budoyo dalam pelestarian nilai-nilai budaya. Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial, 2(2), 102. https://doi.org/10.56916/ijess.v2i2.494

Muasmara, R., Abror, M., Sinaga, S., Rosa, N., & M. P. D. I. (2021). Meningkatkan pemahaman guru melalui pelatihan online pembuatan APE pada kondisi Covid-19 di RA Al Falah Tanjungpinang. JPPM Kepri Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Kepulauan Riau, 1(1), 65-73. https://doi.org/10.35961/jppmkepri.v1i1.180

Mustika, N. (2021). Pengaruh alat permainan edukatif kartu bergambar terhadap moral dan agama anak usia dini. Jurnal Obsesi Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(3), 2052-2060. https://doi.org/10.31004/obsesi.v6i3.1889

Muzayanah, M., Sudargo, S., & Sutrisno, S. (2021). Efektivitas model pembelajaran TPS berbahantuan permainan tradisional dan NHT berbahantuan permainan tradisional terhadap prestasi belajar siswa pada materi aritmatika sosial. Jurnal Kualita Pendidikan, 2(1), 34. https://doi.org/10.51651/jkp.v2i1.29

Najiah, M., & Jamaludi, U. (2023). Nilai pendidikan dalam permainan tradisional engklek. Lingua Rima Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 12(1), 101. https://doi.org/10.31000/lgrm.v12i1.8143

Nurcahyawati, M., Nugroho, P. R., & Haryanto, P. (2022). Transformasi budaya lokal tradisi ngarak barong terhadap akulturasi budaya modern pada masyarakat Kampung Legok Bekasi. Jurnal Perspektif Akademika, 2(1). https://doi.org/10.30998/jap.v2i1.933

Nurhidayat, N., Zubair, M., Sawaludin, S., & Yuliatin, Y. (2023). Tradisi "Rebo Bontong" dalam membentuk civic culture masyarakat Sasak Desa Pringgabaya Kecamatan Pringgabaya Kabupaten Lombok Timur. Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan, 8(1), 752. https://doi.org/10.29303/jipp.v8i1b.1228

Pambudi, P., Suryanto, M., & Prasetyo, A. (2016). Pengaturan jumlah pelepah untuk kapasitas produksi optimum kelapa sawit (Elaeis guineensis Jaqc.). Buletin Agrohorti, 4(1). https://doi.org/10.29244/agrob.v4i1.15000

Pangestika, N. R. N. (2021). Pelestarian budaya Indonesia melalui Pekan Budaya Indonesia. Joyful Learning Journal, 10(1), 19. https://doi.org/10.15294/jlj.v10i1.44404

Prasetyo, A., Dinaswati, L., & Rahman, R. (2022). Keragaan vegetatif dan generatif pada fase pembungaan awal kelapa genjah kopyor asal kultur embrio di Bogor, Jawa Barat. E jurnal Menara Perkebunan, 90(1). https://doi.org/10.22302/iribb.jur.mp.v90i1.492

Puspitasari, I. P., Rachmawati, Y., Romadona, N. F., & Purnamasari, I. (2021). Permainan tradisional Bengkulu untuk anak usia dini. Kemajuan Penelitian Ilmu Pengetahuan Sosial, Pendidikan, dan Humaniora, 590, 30-40). https://doi.org/10.2991/assehr.k.210322.007

Rachman, R. A., & Andi, A. (2022). Pengenalan nilai-nilai budaya lokal masyarakat Tangerang melalui Festival Cisadane. Kronologia, 3(3), 132. https://doi.org/10.22236/jhe.v3i3.8925

Regiana, E., Widiantoro, A. D., & Prasetya, F. H. (2020). Pelestarian budaya Indonesia melalui aplikasi permainan tradisional. Sisforma, 7(1), 28. https://doi.org/10.24167/sisforma.v7i1.1422

Rosidah, A. (2023). Analisis dan pemanfaatan alat permainan edukatif (APE) outdoor di TK Negeri Pembinan Kota Tasikmalaya. Jurnal Usia Dini, 9(1). https://doi.org/10.24114/jud.v9i1.47814

Sain, S., Ismanto, A., & Babakal, A. (2013). Pengaruh alat permainan edukatif terhadap aspek perkembangan pada anak pra sekolah di wilayah Puskesmas Ondong Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro. E-Ners, 1(1). https://doi.org/10.35790/ens.v1i1.1762

Santoso, A. A., & Oktavio, A. (2024). Pengaruh kesakralan dan placeness terhadap kepuasan berkunjung dengan perceived value sebagai variabel mediasi pada pengunjung Upacara Sekaten Yogyakarta. Jurnal Ilmiah Edunomika, 8(2).

Sari, E., Rizqiyani, R., & Indriyani, F. (2011). Pengaruh panjang serat dan fraksi volume serat pelepah kelapa terhadap ketangguhan impak komposit polyester. Dinamika Teknik Mesin, 1(2). https://doi.org/10.29303/d.v1i2.120

Sudiyarmanto, M. (2018). Pengaruh konsentrasi perlakuan awal alkali terhadap kecernaan enzimatik pada proses sakarifikasi limbah pelepah kelapa sawit. Jurnal Ilmiah Teknik Kimia, 2(2). https://doi.org/10.32493/jitk.v2i2.1684

Syafriadi, S., Kusuma, L. S. W., & Yusuf, R. (2021). Integrasi permainan tradisional dalam metode pembelajaran praktik untuk meningkatkan minat belajar PJOK. Jurnal Refleksi, 1(1), 14. https://doi.org/10.36312/rj.v1i1.487

Triansyah, A. (2023). Pengetahuan peserta didik di kota Pontianak terhadap permainan rakyat dan olahraga tradisional. Riyadhoh Jurnal Pendidikan Olahraga, 6(1), 43. https://doi.org/10.31602/rjpo.v6i1.10845

Utama, I. B. G. W., Artadi, I. M. P., & Darmastuti, P. A. (2021). Desain interior pusat permainan anak-anak tradisional Bali di Darmasaba. Jurnal Vastukara Jurnal Desain Interior Budaya dan Lingkungan Terbangun, 1(2), 167. https://doi.org/10.59997/vastukara.v1i2.529

Waluyo, M. E. (2017). Nilai-nilai dan makna simbolik tradisi nganggung. Sabda Jurnal Kajian Kebudayaan, 10(2). https://doi.org/10.14710/sabda.v10i2.13288

Wibowo, T. P., & Pranata, E. (2020). Survei permainan tradisional dalam pembelajaran pendidikan jasmani di sekolah dasar se-Kecamatan Air Priukan Kabupaten Seluma. Edukatif Sportif, 1(1), 13. https://doi.org/10.33258/edusport.v1i01.1061

Widyastuti, L. R., Malik, L. R., & Razak, A. (2020). Efektivitas permainan tradisional engklek dalam meningkatkan hasil belajar matematika. Primatika Jurnal Pendidikan Matematika, 9(1), 19. https://doi.org/10.30872/primatika.v9i1.247

Wijayanti, I., & Heriyanti, T. (2022). Festival sebagai metode transformasi sosial. Jurnal Sosiologi Nusantara, 8(2), 197-208. https://doi.org/10.33369/jsn.8.2.197-208

Yudhoyono, H. S. (2009). Undang-undang Republik Indonesia nomor 10 tahun 2009 tentang Kepariwisataan.

Zainuri, Z., Zargustin, D., Yanti, G., & Megasari, S. (2019). Pengurangan emisi CO2 dari pemanfaatan limbah pelepah kelapa sawit pada produksi batako serat. Jurnal Teknologi Lingkungan, 20(1), 37. https://doi.org/10.29122/jtl.v20i1.3111