The influence of city branding, city image, and accessibility on the decision to visit Semarang City
Main Article Content
Abstract
Semarang City possesses great tourism potential due to its unique cultural and natural wealth however, challenges remain in developing its tourism destinations, particularly in creating an appealing city image and increasing visitor numbers. This study examines the impact of city marketing, city image, and accessibility on tourists' decision to visit Semarang. A quantitative approach was used to collect data through a questionnaire survey of 384 tourists who had visited Semarang in the past year. Data analysis was performed using SPSS, including validity and reliability tests and hypothesis testing using multiple linear regression. The results indicate that all three variables: city branding, city image, and accessibility have a positive and significant effect on tourists' decision to visit Semarang. The t-test results showed that the significance level of each variable was less than 0.05, and the regression model explained a large part of the variance in visit decisions. The discussion highlights that strengthening the city image through effective branding and improved accessibility can increase the attractiveness of Semarang as a tourist destination, thereby attracting more tourists to visit. These findings provide practical suggestions for city managers to improve the success of tourism strategies by focusing on these key factors.
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
References
Adriyanto, R., Aliyah, I., & Yudana, G. (2022). Kajian ritel modern berdasarkan analisis space syntax di Kota Semarang. Region: Jurnal Pembangunan Wilayah dan Perencanaan Partisipatif, 17(2), 466–481.
Amrullah, N., Ratnaningtyas, H., Manumpak, D., Singh, M. R., & Budi, J. (2022). Pengaruh city branding dan city image terhadap city identity dan keputusan berkunjung wisatawan ke Kota Jakarta, Indonesia. Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora, 11(2), 325–336.
Bawole, A. J., Lumanaw, B., & Wenas, R. S. (2021). Pengaruh city branding dan city image terhadap keputusan berkunjung wisatawan di Kota Manado. Jurnal EMBA: Jurnal Riset Ekonomi, Manajemen, Bisnis dan Akuntansi, 9(2), 579–588.
Badan Pusat Statistik Kota Semarang. (2022). Jumlah Kendaraan Bermotor menurut Kabupaten/Kota dan Jenis Kendaraan di Provinsi Jawa Tengah (Unit), 2020–2021. BPS Kota Semarang.
Badan Pusat Statistik Kota Semarang. (2023). Kota Semarang dalam Angka. BPS Kota Semarang.
Dewi, R. N. T. (2019). Pengaruh kualitas produk, citra merek dan celebrity endorser terhadap keputusan pembelian smartphone melalui minat beli sebagai variabel intervening. eJournal Administrasi Bisnis, 7(4), 414–422.
Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Semarang. (2024). Kota Semarang Raih Peringkat Pertama: Wisatawan Terbanyak di Jawa Tengah selama Libur Lebaran 2024.
Firdaus, F. A. E. (2022). Strategi digital branding pariwisata 4.0 Kota Semarang melalui pendekatan “Brand Hexagon.” Communicology: Jurnal Ilmu Komunikasi, 10(1), 1–13.
Hapsara, O., & Ahmadi, A. (2022). Analisis keputusan berkunjung melalui minat berkunjung: Citra destinasi dan aksesibilitas pada Geopark Merangin Jambi. Jurnal Manajemen Terapan dan Keuangan, 11(1), 64–76.
Hasanah, N. (2022). Pengaruh harga, aksesibilitas, fasilitas, daya tarik wisata, dan biaya perjalanan terhadap minat berkunjung wisatawan ke objek wisata Mangrove Pantai Kertomulyo Kabupaten Pati.
Hidayat, T. T., Chalil, & Sutomo, M. (2017). Pengaruh aksesibilitas dan citra destinasi terhadap niat berkunjung kembali ke Telaga Tambing. Jurnal Ilmu Manajemen Universitas Tadulako, 3(2), 2443–1850.
Indriani, J., & Kuswoyo, C. (2017). Pengaruh city branding pada city image dan keputusan berkunjung wisatawan ke Kabupaten Purwakarta. Jurnal Manajemen Maranatha, 17(1), 41–49.
Jannah, B. (2014). Pengaruh city branding dan city image terhadap keputusan berkunjung wisatawan ke Banyuwangi. Jurnal Administrasi Bisnis, 17(1), 1–8.
Juanim, & Rahmawati, N. L. (2015). Pengaruh city branding terhadap image of urban destination dan dampaknya pada post-visit behavior. Trikonomika, 14(1), 66–75.
Kavaratzis, M. (2005). Place branding: A review of trends and conceptual models. The Marketing Review, 5(4), 329–342.
Kemang, K. O., Sechele-Mosimanegape, P., & Mkwizu, K. H. (2023). Tourists’ perception of Gaborone as a tourist destination. Journal of Tourism, Culinary, and Entrepreneurship (JTCE), 3(2). https://doi.org/10.37715/jtce.v3i2.4035
Padang, F., Husana, A., & Fahrimal, Y. (2021). Penerapan strategi city branding dalam mewujudkan Subulussalam sebagai kota santri di Provinsi Aceh. Jurnal Common, 5(1), 1–13.
Prawira, S. A., & Pranitasari, D. (2020). Pengaruh aksesibilitas, inovasi dan kualitas pelayanan fasilitas publik terhadap kepuasan penumpang disabilitas di kereta rel listrik Jakarta.
Putra, E. W., Yulianto, E., & Kusumawati, A. (2019). The influence of city branding towards city image: The case study of tourism destinations in Yogyakarta City, Special Region of Yogyakarta, Indonesia. Wacana Journal of Social and Humanity Studies, 22(1), 23–32.
Rahmasari, E. A., Setiawan, A., & Yanuarsari, D. H. (2023). Desain landmark signage Kota Semarang berbasis kearifan lokal sebagai penguatan city branding.
Sari, I. M., & Risanto, Y. (2016). Analisis implementasi city branding (Studi pada Kota Batu, Jawa Timur). Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB, 3(2), 1–12.
Sigit, E., Elkalam, N., Ma, J., & Kinoshita, I. (2019). An empirical study on role of art to raising city image from the context of youth perceptions: Semarang City, Indonesia. Asian Journal of Behavioural Studies, 4(16), 1–17.
Sofaniadi, S., Huda, M., & Hartawan, F. (2022). Transportasi berkelanjutan dan pengaruhnya terhadap pengurangan emisi di Kota Semarang. Jurnal Riptek, 16(1), 81–89.
Sofyaningrum, R., & Faujiyah, F. (2024). Eksplorasi penamaan kota di Jawa Tengah: Perspektif semantik. Jurnal Pendidikan Tambusai, 8(1), 3013–3030.
Suwantoro, G. (2000). Dasar-dasar pariwisata. Yogyakarta: Penerbit Andi.
Tasci, A. D. A., Gartner, W. C., & Cavusgil, S. T. (2007). Conceptualization and operationalization of destination image. Journal of Hospitality & Tourism Research, 31(2), 194–223.
Utami, N. A., & Azis, E. (2021). Pengaruh city branding terhadap keputusan berkunjung wisatawan di Kota Bandung. E-Proceedings of Management, 8(5), 1–8.
Wahyuni, S., Anggriani, I., & Putra, I. U. (2022). Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan berkunjung pada Wisata Buana Alit Bengkulu Tengah. Journal Ekombis Review, 10(S1), 10–18.
Wijaya, V., Indrianto, A. T. L., & Oktavio, A. (2025). Revitalization of Surabaya’s old precinct: Challenge and strategy of growth. Ultima Management : Jurnal Ilmu Manajemen, 17(1), 19–29. https://doi.org/10.31937/manajemen.v17i1.4134
Winandanto, B. A., & Narendra, A. (2021). Analisis pada pemodelan kedatangan dan keberangkatan penumpang bus rapid transit di Kota Semarang. Jurnal Teknologi Transportasi dan Logistik, 2(2), 107–118.
Yosandri, B. J., & Eviana, N. (2022). Peningkatan keputusan berkunjung wisatawan melalui pengembangan citra destinasi dan aksesibilitas di Lembah Tepus Bogor Tambahkan. Eduturisma, 7(1), 1–10.
Zhang, L., & Zhao, S. X. (2009). City branding and the Olympic effect: A case study of Beijing. Cities, 26(5), 245–254.