KAJIAN KONSEP BENTUK BANGUNAN PADA KOMPLEKS GEDUNG KEJAKSAAN AGUNG RI JAKARTA SELATAN

Main Article Content

Alifia Izzati
Majora Nuansa Al – Ghin

Abstract

 Kompleks Gedung Kejaksaan Agung R.I merupakan kawasan perkantoran Pemerintahan yang berada di daerah Jakarta Selatan. Di dalam kompleks ini terdapat beberapa Gedung perkantoran seperti Gedung Utama Kejaksaan Agung RI, Gedung Jampipdus (Gedung Bundar), Kantor Pengacara Negara, Gedung Pusat Pemulihan Aset (PPA), dan Gedung unit-unit kerja lainnya. Pada penelitian ini spesifik akan membahas tentang 3 (tiga) Gedung dalam kompleks Kejaksaan Agung R.I, yakni Gedung Utama Kejaksaan Agung R.I, Gedung Jampidsus, dan Gedung Pusat Pemulihan Aset (PPA). Tiga Gedung ini didirikan pada tahun 1968 dan telah dilakukan beberapa kali renovasi. Dalam kurun waktu ini, Gedung ini tetap memberikan ciri khas utamanya yakni garis horizontal pada fasad bangunan. Ciri khas ini yang kemudian menjadikan konsep arsitektur kontekstual sangat kuat melekat pada kompleks Gedung ini. Kontekstual merupakan salah satu konsep arsitektur yang memiliki penekanan terhadap penyesuaian pembangunan dengan bangunan sekitar melalui proses yang dapat menghidupkan kembali bangunan lama dengan fungsi yang baru. Maka dari itu konsep kontekstual ini memiliki tiga hal yang berkaitan, yakni kegiatan, lingkungan, dan tampilan (visual bangunan). Tujuan dari penelitian ini adalah menjelaskan bagaimana kajian penerapan konsep kontekstual ini pada fasad bangunan kompleks gedung Kejaksaan Agung RI Jakarta Selatan. Penelitian ini menggunakan metode riset kualitatif deskriptif dengan menerapkan studi literatur. Metode ini digunakan untuk mengetahui data yang akan digunakan sebagai bahan untuk menganalisis kontekstual dari objek penelitian. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa inovasi penerapan konsep kontekstual pada bangunan ini dapat memperkuat karakter dari Kejaksaan Agung R.I sebagai lembaga negara serta dapat menciptakan suasana baru yang dapat menyatu dengan lingkungan sekitar.

Article Details

How to Cite
Izzati, A., & Al – Ghin, M. N. (2025). KAJIAN KONSEP BENTUK BANGUNAN PADA KOMPLEKS GEDUNG KEJAKSAAN AGUNG RI JAKARTA SELATAN. Aksen : Journal of Design and Creative Industry, 10(1), 17–29. https://doi.org/10.37715/aksen.v10i1.4654
Section
Articles

References

Brolin, B.C., (1980). “Architecture In Context, Fitting New Buildings with Old”, Van Nostrand Reinhold Company, Melbourne.

Fadli, M.R. (2021). “Memahami Desain Metode Penelitian Kualitatf”. 21(1). Jakarta https://doi.org/10.21831/hum.v21i1.38075

Firdaus, Lutpi A. (2024). ”Kajian Kontekstualitas Bentuk Bangunan di Kawasan Pecinan,Parakan, Temanggung, Jawa Tengah”. Jurnal Arsitektur Sinektika: Surakarta

Indira, I., & Setyaningsih, R. (2018). “Arsitektur Kontekstual; Pendekatan Desain Berdasarkan Kegiatan, Lingkungan, dan Visual”. Yogyakarta: Penerbit Andi

Krisentia, G.D. (2014). “Penerapan Konsep Kontekstual Paul Rudolph pada Arsitektur Perkantoran bertingkat banyak”. E-Journal Unpar, 1(@), Part D, 52-60

Pintra, Azka., Purnomo, Ikhlas f. Ali. (2015). “Pengembangan Gedung Medik Rumah Sakit Katholik Vincestius A Paulo di Surabaya dengan Penerapan Arsitektur Kontekstual”. Jurnal Arsitektura. Jurnal Ilmiah Arsitektur dan Lingkungan Binaan; Surakarta

Salim, Victor., Kusumowidagdo, Astrid. (2021). “Penerapan Building Performance sebagai Usaha Menciptakan Kenyamanan Thermal”. Aksen : Journal of Design and Creative Industry

Sujarweni, Wiratna. (2014). Metodologi Penelitian. Pustaka Baru Press: Yogyakarta Suwondo, G.E., & Arifin, L.S. (2023). Kajian Nilai Keberlanjutan pada Tatanan Massa Bangunan. Advances in Civil Engineering and Sustainable Architecture, 5 (@), 24-36

Widati, T. (2015). “Pendekatan Kontekstual dalam Arsitektur Frank Lloyd Wright”. Jurnal Perspektif Arsitektur, 10 (1), 38-44.