PENERAPAN UNSUR BUDAYA LOKAL SEBAGAI IDENTITAS TEMPAT PADA HOTEL PULLMAN BANDUNG

Main Article Content

Handrasfil Fardhianto
Denisa Isabel Fathiyya
J Jamaludin

Abstract

Kegiatan bisnis serta wisata sangat terkait dengan sarana akomodasi berupa hotel. Untuk memperkuat suasana desain interior hotel diperlukan unsur budaya setempat di dalam suasana ruang. Unsur budaya ini dapat menjadi identitas tempat hotel berada. Penggunaan unsur budaya lokal ke dalam interior hotel untuk memperkaya suasana interior
hotel. Selain sebagai elemen estetik yang membantu menciptakan suasana ruang, juga sebagai media pengenalan budaya tempat hotel tersebut berdiri. Untuk mengidentifikasi fenomena ini dipakai metode analisis deskriptif dengan teknik identifikasi dan interpretasi terhadap makna unsur budaya yang ada pada desain interior hotel Pullman di kawasan Gasibu dekat Gedung Sate Bandung yang merupakan pusat pemerintahan Provinsi Jawa Barat. Pemilihan hotel Pullman didasarkan pada kondisi hotel yang relatif masih baru, dibuka pada tahun 2018 dan telah menghadirkan unsur budaya lokal yang memperkaya interior ruangan. Unsur budaya lokal ini hadir dalam bentuk elemen estetis berbagai ruangan hotel.

Article Details

How to Cite
Fardhianto, H., Fathiyya, D. I., & Jamaludin, J. (2023). PENERAPAN UNSUR BUDAYA LOKAL SEBAGAI IDENTITAS TEMPAT PADA HOTEL PULLMAN BANDUNG. Aksen : Journal of Design and Creative Industry, 8(1). https://doi.org/10.37715/aksen.v8i1.2478
Section
Articles
Author Biographies

Handrasfil Fardhianto, Institut Teknologi Nasional Bandung

mahasiswa Desain Interior Itenas

Denisa Isabel Fathiyya, Institut Teknologi Nasional Bandung

mahasiswa Desain Interior

References

Admin (2022), Aksara Sunda, https:// passinggrade.co.id/aksara-sunda/, diakses November 2022.

Cynthiasari, Avinda (2019), Terlengkap! Mengenal Wayang Arjuna: Biografi, Pusaka, Watak, Filosofi. https://

penapengajar.com/wayang-arjuna/, diakses 8 Desember 2022.

Hallak, Rob, Guy Assaker, and Craig Lee, (2015), Tourism Entrepreneurship Performance: The Effects of Place Identity, Self-Efficacy, and Gender, Journal of Travel Research, Vol. 54(1) 36–51, diakses 15 September 2021.

Halim, S. A., Atika, F. A., & Azizah, S. (2022). Konsep Ruang Representasi Budaya pada Rancangan Pusat Kerajinan

Kain Tenun Sasak, Sukarara, Lombok Tengah. Aksen : Journal of Design andCreative Industry, 6(2), 30–38. https://doi.org/10.37715/aksen.v6i2.2628

Florencia, Erlissa, (2021), Pullman Bandung Grand Central, Hotel Modern yang Berpadu dengan Seni dan Budaya Jawa Barat, https://harpersbazaar. co.id/articles/read/10/2021/16149/pullman-bandung-grand-central-hotel-modern-yang-berpadu-dengan-seni-

dan-budaya-jawa-barat, diakses 20 November 2021.

Nareswari, Fidelis Dhayu (2020), Angklung: Sejarah, Jenis, dan Cara Bermain, https://www.kompas.com/skola/

read/2020/12/27/160000069/angklung-sejarah-jenis-dan-cara- bermain, diakses 18 November 2021.

Azizah, Nurul (2023), Lirik “Bandung Selatan Di

Waktu Malam” Ciptaan Ismail Marzuki, https://tirto.id/lirik-bandung-selatan-di- waktu-malam-ciptaan-ismail-marzuki- gARf, diakses 9 Maret 2023.

Qazimi, Shukran (2014), “Sense of Place and Place Identity”, European Journal of Social Science, Education, and Research, Vol 1 no 1 Agustus 2014, https://revistia.com/files/articles/ejser_

v1_i1_14/ShukranQ.pdf, diakses 5 Agustus 2021

Rulita, (2017), Pengertian Budaya Lokal dan

Contohnya Terlengkap https://ilmuseni.com/dasar- seni/pengertian-budaya- lokal-dan-contohnya, diakses 20 November 2021.

Utami, Sitawati Ken, (2021), Batik Merak Ngibing,

Si Cantik dari Priangan Timur, https://kagama.id/batik-merak-ngibing-si-cantik-dari-priangan-timur/, diakses 12 November 2021

Zulfikar, Fahri (2021), Tari Merak Berasaldari Jawa Barat, Ini Sejarah dan Maknanya.https://www.detik.com/

edu/detikpedia/d-5597336/tari- merak-berasal-dari-jawa-barat-ini- sejarah- dan-maknanya, diakses 12 November 2021